Data terbaru dari Polymarket menunjukkan mayoritas pengguna memperkirakan konflik perang antara AS–Iran akan berakhir pada Juni 2026, atau menjelang akhir kuartal kedua tahun ini.
Prediksi tersebut bukan sekadar spekulasi acak. Volume taruhan yang tinggi terkonsentrasi di periode tersebut, sementara kemungkinan perang berakhir lebih cepat, seperti Maret, tercatat jauh lebih rendah.
Probabilitas baru mulai meningkat signifikan pada akhir April dan Mei, sebelum mencapai puncaknya di Juni.
Taruhan Pasar Jadi Indikator Sentimen Global
Polymarket bekerja seperti “pasar prediksi” berbasis kripto, di mana pengguna memasang uang pada kemungkinan suatu peristiwa. Dalam konteks ini, harga taruhan mencerminkan keyakinan kolektif para pelaku pasar terhadap waktu berakhirnya konflik.
Artinya, ketika mayoritas dana mengalir ke skenario Juni 2026, pasar sedang “menghitung” bahwa skenario tersebut paling realistis berdasarkan kondisi saat ini.
Meski bukan prediksi resmi pemerintah atau lembaga militer, pola ini sering digunakan untuk membaca sentimen global secara real-time, terutama dalam isu geopolitik yang dinamis.