Harga Ethereum (ETH) kembali menghadapi tekanan setelah mendekati area $2.300, dengan tanda-tanda aksi jual mulai meningkat dari investor jangka pendek.
Data on-chain menunjukkan perubahan perilaku holder yang berpotensi menghambat kelanjutan tren naik dalam waktu dekat.
Holder Jangka Pendek Mulai Realisasi Profit
Data terbaru Be(in)crypto menunjukkan bahwa investor yang memegang ETH kurang dari satu bulan telah mencatat keuntungan hingga sekitar 3x dari modal awal.
Meski terlihat besar, angka ini justru menjadi yang paling rendah dibanding kelompok holder lain.
Kondisi ini memicu tekanan psikologis bagi investor jangka pendek untuk segera menjual dan mengamankan keuntungan.
Kelompok ini dikenal sebagai yang paling reaktif terhadap pergerakan harga. Ketika mulai menjual, tekanan jual biasanya muncul lebih cepat dan berdampak langsung ke harga.
Indikasi aksi jual juga terlihat dari perubahan distribusi supply. Porsi kepemilikan ETH dari wallet berumur 1 minggu hingga 1 bulan turun dari 6,9% menjadi 5,3%, atau berkurang sekitar 1,6%.
Penurunan ini penting karena menunjukkan bahwa token tidak berpindah ke kategori holder yang lebih lama.
Artinya, sebagian besar ETH tersebut kemungkinan dijual ke pasar, bukan disimpan. Kondisi ini menambah tekanan jual di saat harga sedang mencoba menembus resistance penting.