Penulis Rich Dad Poor Dad, Robert Kiyosaki, kembali memicu perdebatan setelah memprediksi Bitcoin bisa mencapai $750.000 dan Ethereum $95.000 setelah terjadinya krisis finansial global.
Pernyataan ini muncul di tengah kekhawatiran meningkatnya utang global dan potensi pecahnya gelembung aset terbesar dalam sejarah.
Kiyosaki: Crash Besar Hanya Soal Waktu
Dalam pernyataannya pada Rabu (18/3) melalui X, Kiyosaki menegaskan bahwa krisis bukan lagi kemungkinan, melainkan kepastian.
Ia menyebut bahwa pasar saat ini berada dalam kondisi gelembung besar yang sewaktu-waktu bisa pecah.
Menurutnya, pemicu krisis bisa datang dari mana saja, tetapi dampaknya akan langsung terasa di seluruh sistem keuangan global.
Pandangan ini sejalan dengan kekhawatiran lama terkait utang global yang terus meningkat dan kebijakan moneter longgar dalam beberapa tahun terakhir.
Kiyosaki memproyeksikan lonjakan harga besar dalam waktu satu tahun setelah krisis terjadi.
Ia memperkirakan Bitcoin bisa naik ke $750.000, sementara Ethereum berpotensi mencapai $95.000. Sebagai perbandingan, saat ini Bitcoin berada di sekitar $74.703, dan Ethereum di kisaran $2.353.
Jika prediksi ini terjadi, maka kapitalisasi pasar kripto akan meningkat secara signifikan dalam waktu singkat.
Selain kripto, Kiyosaki juga memperkirakan emas bisa mencapai $35.000 per ounce dan perak ke $200.