Harga Bitcoin (BTC) kembali tertekan ke level $66.000 setelah mengalami penurunan tajam dalam 11 hari terakhir.
Level ini kini menjadi titik krusial yang menentukan arah pergerakan selanjutnya, di tengah tekanan global dan sentimen pasar yang memburuk. Jika support ini gagal bertahan, potensi penurunan lanjutan terbuka lebar.
Bitcoin Turun Tajam dalam 11 Hari
Bitcoin sebelumnya sempat berada di fase pemulihan dan menyentuh $74.500 pada pertengahan Maret 2026.
Namun, momentum tersebut berubah drastis setelah kombinasi faktor makro dan tekanan pasar muncul secara bersamaan.
Dalam waktu 11 hari, harga BTC turun hingga menyentuh $65.720. Penurunan ini dipicu oleh beberapa faktor utama:
Support $66.000 Jadi Penentu Arah Harga
Level $66.000 bukan sekadar angka psikologis. Sepanjang 2026, area ini sudah tiga kali menjadi titik pantulan harga.
Artinya, setiap kali Bitcoin mendekati level ini, pembeli masuk dan menahan penurunan.
Namun, kondisi saat ini berbeda. Tekanan eksternal yang lebih besar membuat kekuatan support ini mulai diuji lebih serius dibanding sebelumnya.
Jika level ini kembali ditembus, pasar berpotensi bergerak lebih agresif ke bawah.