Bitcoin (BTC) kembali menjadi sorotan setelah analis senior Bloomberg Intelligence, Mike McGlone, memperingatkan potensi penurunan tajam hingga $10.000.
Namun, skenario ini tidak mutlak. Saat ini level kunci &75.000 kini menjadi penentu arah pasar selanjutnya.
Jika Bitcoin gagal menembus dan bertahan di atas level tersebut, tekanan turun dinilai masih dominan.
Level $75.000 Jadi Penentu Arah Bitcoin
McGlone menegaskan bahwa $75.000 bukan sekadar angka psikologis. Level ini sudah beberapa kali menjadi titik balik penting dalam pergerakan harga Bitcoin selama setahun terakhir.
Pada awal 2024, reli Bitcoin sempat tertahan di area tersebut. Sementara pada periode Maret–April 2025, penurunan harga juga berhenti di kisaran yang sama. Secara teknikal, area ini juga beririsan dengan level Fibonacci penting yang sering digunakan trader sebagai acuan.
Dengan kata lain, $75.000 kini menjadi “garis validasi tren”. Jika Bitcoin mampu menembus, bertahan, dan mengonfirmasi support di atasnya, maka tren bearish yang terjadi sejak harga tertinggi di atas $126.000 berpotensi berakhir.
Sebaliknya, jika kembali gagal, pasar dinilai masih berada dalam fase penurunan jangka panjang.