Harga Bitcoin sempat melonjak cepat ke $72,500 pada Rabu (8/4) setelah kabar gencatan senjata muncul.
Namun, momentum itu tidak bertahan lama karena harga kembali turun ke sekitar $71,188, memicu spekulasi adanya manipulasi market.
Pergerakan ini menarik perhatian karena terjadi dalam waktu sangat singkat. Data on-chain menunjukkan adanya aktivitas wallet besar yang bergerak hampir bersamaan saat harga naik, lalu diikuti tekanan jual yang menghentikan rally.
Analis on-chain mencatat adanya pembelian besar yang masuk ke order book tipis, sehingga harga terdorong naik dengan cepat. Setelah itu, muncul tekanan jual di area likuidasi yang mempercepat koreksi.
Data CoinGlass pada Rabu (8/4) memperlihatkan total likuidasi mencapai $595 juta dalam 24 jam. Dari jumlah tersebut, sekitar $427 juta atau lebih dari 70% berasal dari posisi short, menandakan terjadinya short squeeze.
Artinya, kenaikan harga bukan sepenuhnya karena permintaan baru, tetapi karena posisi trader yang terpaksa ditutup saat harga naik.
Kondisi ini sering membuat pergerakan terlihat seperti “dipicu”, padahal merupakan efek mekanisme market itu sendiri.