
Harga Bitcoin jatuh di bawah level psikologis USD 72.000 pada 12 April setelah kabar kegagalan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran memicu sentimen negatif di pasar global.
Bitcoin sempat menyentuh sekitar USD 71.544 atau turun hampir 2% dalam 24 jam, dengan volume perdagangan mencapai USD 26,05 miliar. Tekanan jual meningkat seiring investor menghindari aset berisiko di tengah ketidakpastian geopolitik.
Sentimen pasar ikut memburuk, tercermin dari indeks Fear & Greed yang anjlok ke level 16 atau “Extreme Fear”, menandakan kekhawatiran tinggi di kalangan investor kripto.
Kegagalan pembicaraan yang dikonfirmasi oleh Wakil Presiden AS JD Vance disebut berkaitan dengan tuntutan terkait program nuklir Iran, yang memicu kekhawatiran eskalasi konflik di Timur Tengah.
Di pasar derivatif, volatilitas meningkat dengan likuidasi besar dan kenaikan open interest, menunjukkan tingginya penggunaan leverage di tengah pergerakan harga yang tajam.
Meski belum ada kepastian hubungan langsung, peristiwa ini memperkuat tekanan jangka pendek pada pasar kripto, termasuk Bitcoin.