
Harga Pi Network tercatat melemah sekitar 0,98% dalam 24 jam terakhir ke level $0,167. Penurunan ini bukan dipicu faktor internal proyek, melainkan tekanan dari kondisi makro global yang kembali memburuk.
Sentimen risk-off di pasar meningkat setelah ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas, memicu aksi jual di aset berisiko termasuk kripto. Bitcoin juga ikut melemah, sehingga altcoin seperti Pi ikut terseret dalam tren yang sama.
Meski harga turun, aktivitas pasar justru meningkat. Volume perdagangan Pi naik sekitar 42% menjadi $15,67 juta, menandakan tingginya aktivitas jual-beli di tengah volatilitas.
Fokus pasar kini tertuju pada rilis data inflasi Producer Price Index (PPI) Amerika Serikat. Data ini dinilai bisa menjadi penentu arah pasar kripto selanjutnya apakah berlanjut tertekan atau berpotensi rebound.
Secara teknikal, level $0,165 menjadi area penting. Jika bertahan, Pi berpotensi konsolidasi, namun jika ditembus, tekanan jual bisa berlanjut hingga $0,16. Saat ini, tren jangka pendek masih cenderung netral hingga bearish.