Jakarta – Solana (SOL) mencatat lonjakan harga signifikan dengan kenaikan bulanan mencapai 15 persen, menembus level USD 210 atau sekitar Rp 3,2 juta. Harga terbaru SOL berada di USD 211,12, naik hampir 5 persen dalam 24 jam terakhir dan 13 persen dalam sepekan.
Menurut data CoinMarketCap, Jumat (29/8/2025), kapitalisasi pasar aset digital global naik 1,67 persen menjadi USD 3,92 triliun. Sejumlah kripto utama seperti Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), XRP, dan Binance Coin (BNB) juga menguat.
Lonjakan harga Solana disertai volume perdagangan harian yang meningkat 37 persen ke USD 12,62 miliar. Analis kripto Sheldon The Sniper menilai SOL berpotensi menembus target ambisius USD 300 setelah berhasil melewati zona resistansi penting di USD 205.
Kenaikan ke USD 211 terjadi usai konsolidasi 36 hari dalam formasi ascending triangle, di mana area resistansi USD 205–207 sebelumnya tiga kali menggagalkan reli sejak Maret lalu. Penembusan kali ini dianggap sebagai sinyal kuat momentum bullish.
Selain faktor teknikal, optimisme juga datang dari pengembangan ekosistem. Solana akan merilis konsol gim genggam Web3 bernama PSG1 pada 6 Oktober mendatang melalui proyek Play Solana, menandai ekspansi blockchain ini ke industri perangkat keras.