Skip to content

Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia

Menu
Menu

Tom Lee: Bitcoin dan Ethereum Berpotensi Melonjak Tajam Akibat ‘Fase Supercycle’

Posted on December 31, 2025

Analis pasar dan co-founder Fundstrat Global Advisors, Tom Lee, menilai Bitcoin dan Ethereum berpeluang memasuki fase supercycle dalam beberapa bulan ke depan.

Pandangan ini muncul di tengah koreksi pasar kripto sepanjang akhir 2025 yang memicu perdebatan soal arah tren selanjutnya.

Menurut Lee, penurunan harga yang terjadi saat ini bukan tanda akhir siklus, melainkan fase penyesuaian sebelum pasar kembali menguat.

Dalam penjelasan Tom Lee, supercycle adalah fase kenaikan harga yang berlangsung lebih lama dari siklus kripto empat tahunan pada umumnya.

Kenaikan ini tidak hanya didorong spekulasi jangka pendek, tetapi oleh akumulasi jangka panjang dan permintaan yang lebih stabil.

Lee menilai supercycle terbentuk ketika pasar mampu melewati koreksi besar tanpa merusak struktur harga. Tanda utamanya adalah harga yang bertahan di area penting dan mulai membentuk tren naik yang lebih teratur.

Ia menegaskan bahwa supercycle bukan lonjakan cepat, melainkan proses bertahap yang mencerminkan perubahan cara investor memandang aset kripto.

Kapan Supercycle Diperkirakan Terjadi?
Tom Lee memperkirakan fondasi supercycle mulai terbentuk sejak akhir 2025. Pada periode ini, pasar kripto dinilai sedang membersihkan leverage berlebih dan posisi spekulatif, sehingga struktur menjadi lebih sehat.

Untuk Bitcoin, Lee melihat peluang penguatan lebih dulu jika harga mampu bertahan di zona permintaan utama sepanjang 2026. Dalam kondisi tersebut, kenaikan harga dinilai lebih berkelanjutan karena didukung arus modal institusional.

Sementara itu, Ethereum diperkirakan menyusul setelah Bitcoin stabil. Lee menilai pergerakan ETH sangat bergantung pada aktivitas jaringan dan adopsi aplikasi berbasis blockchain.

Jika penggunaan jaringan meningkat, Ethereum berpeluang ikut masuk fase penguatan lanjutan.

Kenapa Siklus Kali Ini Dinilai Berbeda?
Lee menyoroti perubahan karakter pasar sebagai faktor utama. Pada siklus sebelumnya, reli kripto banyak dipicu euforia ritel.

Kini, kepemilikan aset lebih banyak dipegang investor jangka panjang yang tidak mudah melepas aset saat pasar bergejolak.

Kondisi ini membuat volatilitas ekstrem cenderung berkurang dan membuka peluang kenaikan harga yang lebih panjang. Meski demikian, Lee tetap menekankan bahwa pasar kripto masih berisiko dan tidak bebas dari koreksi.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • 5 Berita Penting Kripto Sepanjang 2025: Bitcoinisasi, AI hingga ETF
  • Biasanya Reli di Januari, Bagaimana Skenario Harga Solana (SOL) Awal 2026?
  • Peringatan Michaël van de Poppe: Banyak Altcoin Akan Berguguran di 2026!
  • Prediksi Harga PEPE Jangka Panjang, Apakah Masih Layak Diperhatikan?
  • Mirae Asset Dikabarkan Incar Akuisisi Bursa Kripto Korbit

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024

Categories

  • Alt Coin
  • Hot Crypto
  • Hot News
  • Solusi Investasi
  • Uncategorized
©2026 Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia | Design: Newspaperly WordPress Theme