Skip to content

Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia

Menu
Menu

Bitcoin Buka Tahun Baru dengan Sinyal Bear Flag, Awas Koreksi Tajam!

Posted on January 2, 2026

Harga Bitcoin (BTC) membuka awal tahun dengan sinyal teknikal yang mengundang kewaspadaan. 

Pola bear flag muncul di grafik harian, memicu kekhawatiran bahwa reli pemulihan yang terjadi belakangan ini bisa berakhir dengan koreksi lanjutan.

Sejumlah analis menilai, struktur pergerakan harga Bitcoin saat ini belum menunjukkan momentum naik yang kuat. 

Sebaliknya, indikator teknikal justru mengarah pada potensi tekanan jual yang masih berlanjut.

Pola Bear Flag Muncul di Chart Harian Bitcoin

Berdasarkan analisis yang dibagikan Cointelegraph, grafik harian Bitcoin menunjukkan pola bear flag, yakni fase kenaikan terbatas yang muncul setelah penurunan tajam. Pola ini kerap dianggap sebagai jeda sementara sebelum harga kembali melanjutkan tren turun.

Setelah sempat menyentuh area bawah di kisaran US$80.000, Bitcoin memang mencoba melakukan pemulihan. 

Namun, pergerakannya cenderung tertahan dalam kanal naik yang sempit dan tidak disertai lonjakan volume yang signifikan.

Kondisi tersebut memperkuat pandangan bahwa kenaikan ini lebih bersifat relief bounce, bukan awal tren bullish baru.

Target Koreksi US$76.000 hingga Skenario Lebih Dalam

Trader Roman, yang menjadi salah satu sumber dalam laporan tersebut, menyebut bahwa kombinasi bearish divergence pada indikator RSI dan MACD, serta lemahnya momentum harga, membuka peluang koreksi lanjutan.

Menurut analisisnya, area US$76.000 menjadi target penurunan berikutnya jika pola bear flag ini terkonfirmasi. Bahkan, dalam skenario ekstrem, Roman menilai harga Bitcoin berpotensi kembali menguji level yang jauh lebih rendah di sekitar US$50.000, apabila fase bull market dianggap telah berakhir.

Ia menegaskan bahwa faktor makro yang selama ini mendorong pasar saham, termasuk penurunan suku bunga, belum memberikan dampak berarti bagi pergerakan harga kripto. 

Kenaikan Bitcoin yang sangat besar sejak titik terendah 2022 dinilai telah membuat katalis makro kehilangan daya dorongnya.

Masih Ada Harapan dari Zona Support Penting

Meski sentimen jangka pendek cenderung bearish, tidak semua analis sepakat bahwa tekanan jual akan langsung berlanjut.

Trader lain, Luca, menyoroti posisi harga Bitcoin yang masih bertahan di atas bull market support band, zona teknikal yang terbentuk dari rata-rata pergerakan SMA 21 dan EMA 20. Area ini kerap menjadi penopang harga selama fase koreksi dalam tren naik yang lebih besar.

Bitcoin tercatat berupaya menutup candle harian di atas support tersebut selama beberapa hari berturut-turut. 

Jika area ini mampu dipertahankan, sebagian pelaku pasar menilai peluang pemulihan jangka menengah masih terbuka.

Namun demikian, kegagalan bertahan di atas zona ini berpotensi memperkuat skenario koreksi yang lebih dalam.


Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Michael Saylor Kasih Kode Beli Bitcoin (BTC) Lagi Saat Market Nyungsep
  • Daftar Negara Bebas Pajak Kripto di 2026, Ini Detailnya
  • Deretan 14 Altcoin Paling Banyak Dicari, Token Kecil Ikut Viral
  • Bos Investment Strategy: Bitcoin Susah Bangkit Tanpa Pola V-Shape! Apa Artinya?
  • Harga Tertekan, Michael Saylor Pastikan Strategy Tak Akan Jual Bitcoin

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024

Categories

  • Alt Coin
  • Hot Crypto
  • Hot News
  • Solusi Investasi
  • Uncategorized
©2026 Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia | Design: Newspaperly WordPress Theme