Market commentator dan analis kripto, Mario Nawfal, yang dikenal kerap membagikan analisis berbasis siklus pasar, mulai mengungkapkan target harga XRP di tahun 2026 yang dinyatakan masih berada dalam batas realistis.
Dalam unggahan terbarunya, Nawfal menyebut US$4 sebagai target harga yang masuk akal untuk XRP, dengan catatan kondisi pasar saat ini terus berlanjut.
XRP Menguat Sejak Awal Tahun
XRP membuka perdagangan awal 2026 di kisaran US$1,84 sebelum bergerak naik secara bertahap.
Hingga awal Januari, token ini sempat menyentuh area US$2,41, mencerminkan membaiknya sentimen pasar dan peningkatan minat jangka pendek.
Penguatan tersebut terjadi seiring pulihnya pasar kripto secara umum setelah koreksi di Desember.
Sejumlah aset berkapitalisasi besar mulai menunjukkan pergerakan positif, dan XRP termasuk yang mencatat performa relatif menonjol.
Target US$4 Dinilai Masih Dalam Batas Wajar
Berbeda dari proyeksi ekstrem yang sering beredar di pasar, Nawfal menekankan bahwa target $4 untuk XRP bukanlah skenario ambisius.
Ia memposisikan angka tersebut sebagai level yang masih bisa dicapai dalam satu siklus pasar, selama partisipasi investor ritel dan institusi tetap terjaga.
Sebagai pembanding, Nawfal juga menyebut proyeksi harga untuk aset besar lain, seperti Bitcoin di kisaran $145.000, Ethereum (ETH) $7.000, dan Solana (SOL) $500.
Menurutnya, seluruh target tersebut merefleksikan potensi pertumbuhan yang realistis, bukan lonjakan tidak rasional.
Relevansi Historis Harga XRP
Secara historis, level US$4 bukan wilayah asing bagi XRP. Pada puncak bull market 2018, harga XRP sempat mencapai US$3,84.
Momentum serupa kembali terlihat pada Juli 2025, ketika XRP melonjak hingga US$3,65 sebelum akhirnya terkoreksi akibat melemahnya kondisi pasar secara keseluruhan.
Koreksi tersebut membuat XRP kembali turun, namun penguatan di awal 2026 mendorong sebagian analis untuk kembali membuka kemungkinan pengujian ulang area harga tersebut.
Dari posisi saat ini di sekitar US$2,35, XRP membutuhkan kenaikan sekitar 60%–70% untuk mencapai target US$4.
Jika itu terjadi, kapitalisasi pasar XRP diperkirakan akan mendekati US$240 miliar, menempatkannya di jajaran aset kripto terbesar.
Tantangan Teknis Masih Membayangi
Meski potensi kenaikan dinilai terbuka, analis juga mengingatkan bahwa area US$3 masih menjadi zona resistensi kuat bagi XRP. Level ini berulang kali menjadi penghalang dalam beberapa fase reli sebelumnya.
Untuk melewati area tersebut, dibutuhkan tekanan beli yang konsisten dan dukungan volume yang kuat. Karena itu, perjalanan menuju US$4 kemungkinan tidak akan berlangsung mulus dan bisa disertai fase konsolidasi atau koreksi jangka pendek.
Sentimen Pasar dan Posisi XRP Saat Ini
Dalam jangka pendek, XRP tercatat sebagai salah satu aset dengan performa harian terkuat di antara sepuluh besar kripto.
Kenaikan harian dua digit dan performa mingguan yang solid memperkuat narasi bahwa XRP sedang berada dalam fase akumulasi.
Sebagian pelaku pasar juga menyoroti faktor penyerapan suplai melalui berbagai instrumen investasi dan strategi korporasi.
Meski belum menjadi jaminan tren jangka panjang, faktor tersebut ikut memperkuat sentimen positif di tengah pemulihan pasar.