
Harga XRP turun 0,9% dalam 24 jam terakhir ke kisaran US$2,05–US$2,09, seiring investor bersikap wait and see menjelang pembahasan CLARITY Act di Senat AS pada 15 Januari 2025. Sebelumnya, XRP sempat menyentuh puncak mingguan US$2,40, namun gagal mempertahankan momentum.
Secara teknikal, US$2,13 menjadi resistance kuat, sementara US$2,00 berperan sebagai support kunci. Indikator MACD menunjukkan tekanan bearish jangka pendek, sedangkan RSI di level 43 menandakan kondisi netral.
Di tengah pelemahan harga, minat institusional justru meningkat. ETF spot XRP di AS mencatat arus masuk bersih US$4,92 juta pada 9 Januari, setara sekitar 2,32 juta XRP, mencerminkan optimisme jangka menengah.
Jika support US$2,00 bertahan, XRP berpeluang pulih ke US$2,20. Namun jika tembus, koreksi bisa berlanjut ke US$1,90–US$1,80.