Skip to content

Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia

Menu
Menu

Polymarket Soroti Risiko Koreksi XRP di Akhir Januari

Posted on January 12, 2026

Spekulasi mengenai arah pasar kripto kini menjadi salah satu taruhan paling ramai di Polymarket, dengan fokus tertuju pada ke mana harga XRP akan bergerak pada akhir Januari 2026. Meski mencatat reli sejak awal tahun, konsensus pasar prediksi justru condong pada skenario pelemahan.

Berdasarkan peluang yang diperdagangkan di Polymarket, XRP dinilai paling mungkin turun ke US$ 1,80, atau sekitar 14,7 persen lebih rendah dari harga saat ini di kisaran US$ 2,11. Probabilitas untuk skenario tersebut mencapai 31 persen.

Skenario bullish memang tetap ada, tetapi peluangnya relatif lebih kecil. Kenaikan ke US$ 2,60, yang setara dengan reli sekitar 23 persen, hanya diberi probabilitas 14 persen. Level harga lain seperti US$ 1,60, US$ 2,80, US$ 3 hingga US$ 3,20 memiliki peluang jauh lebih rendah.

Pandangan yang cenderung bearish ini terlihat kontras dengan kinerja XRP di awal tahun. Sejak Hari Tahun Baru, token tersebut telah naik lebih dari 12 persen, meskipun sempat terkoreksi sekitar 11,7 persen dari puncak tahunannya di US$ 2,39. Secara tahunan, XRP masih mencatat kinerja positif.

Dari sisi fundamental, ada pula faktor yang berpotensi mendukung harga. Hubngan antara performa XRP dan perkembangan bisnis Ripple Labs memang tidak selalu linier, tetapi pernyataan terbaru dari pimpinan perusahaan memberi sinyal kepercayaan diri. Direktur Monica Long baru-baru ini menyebut bahwa Ripple berada dalam kondisi keuangan yang cukup kuat sehingga tidak membutuhkan tambahan pendanaan, termasuk melalui rencana penawaran saham pertama.

Namun, skeptisisme pasar prediksi tampaknya berakar pada gambaran yang luas. Dalam enam bulan terakhir, XRP masih turun sekitar 25 persen, seiring pelemahan pasar kripto secara keseluruhan pada paruh akhir 2025. Tekanan makro dan penurunan selera resiko global membuat investor lebih selektif, terutama terhadap aset berkapitalisasi besar yang telah mencatat reli signifikan sebelumnya.

Tekanan juga terlihat pada arus dana produk investasi. Meski pada 8 Januari tercatat sekitar US$ 4 juta inflow ke ETF Spot XRP, sehari sebelumnya justru menjadi momen penting ketika terjadi arus keluar pertama setelah 55 hari berturut-turut mencatat inflow sejak peluncurannya pada November 2025.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Tether Mendaftarkan Merek Dagang Tokenisasi Hadron di Rusia
  • Validator Hyperliquid Menghadapi Persaingan Sengit di Tengah Prediksi Kisaran Harga HYPE
  • Chainlink Memetakan Jalur DeFi Menuju Sistem Keuangan Global
  • Cathie Wood Mengatakan AS Mungkin Akan Membeli Bitcoin untuk Cadangan
  • Tomasz Stanczak Menjelaskan Mengapa Ia Menghindari Pembiayaan Sendiri di Awal Kariernya

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024

Categories

  • Alt Coin
  • Hot Crypto
  • Hot News
  • Solusi Investasi
  • Uncategorized
©2026 Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia | Design: Newspaperly WordPress Theme