Skip to content

Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia

Menu
Menu

BTC Hadapi Risiko Penurunan Lanjutan Jelang Akhir Pekan

Posted on January 12, 2026

Harga Bitcoin (BTC) kembali mengalami pelemahan pada perdagangan terbaru, turun sekitar level US$ 89.280. Penurunan yang terjadi ini memperpanjang tren bearish yang telah terbentuk sejak awal pekan.

Sejumlah analis teknikal menilai bahwa tekanan jual belum selesai dan pasar kemungkinan masih membutuhkan satu fase penurunan lagi sebelum peluang kenaikan yang lebih berarti muncul.

Salah satu dari analis tersebut adalah Lennaert Snyder, yang mengatakan bahwa struktur harga saat ini belum menunjukkan tanda-tanda dasar yang kuat.

“Saya melihat area US$ 87.600, yang bertepatan dengan monthly open ini posisinya lemah. Area ini bisa menjadi target penurunan utama sebelum Bitcoin dapat bergerak ke level yang lebih tinggi,” ungkap Snyder.

Snyder menilai bahwa reli kecil yang terjadi sejauh ini belum cukup untuk membalikkan tren. Ia berpendapat bahwa pasar perlu ‘menghabiskan’ likuiditas di level bawah terlebih dahulu agar struktur yang lebih sehat dapat terbentuk.

“Tanpa pengujian ulang area tersebut, setiap kenaikan beresiko menjadi reli sementara dalam tren turun yang lebih luas,” ujarnya.

Untuk jangka yang sangat pendek, fokus pasar tertuju pada potensi pergerakan menjelang akhir pekan. Snyder mengamati kemungkinan terjadinya liquidity sweep di atas area US$ 91.150 hingga US$ 91.650. Jika harga menyapu level tersebut dan kemudian menunjukkan market structure break yang jelas, ia melihat peluang untuk kembali membuka posisi short dengan target akhir tetap di kisaran US$ 87.600.

Meski begitu, ia menekankan bahwa jalur menuju level tersebut kemungkinan tidak linier. Ia mengantisipasi adanya beberapa titik pengambilan keuntungan di sepanajang penurunan.

“Eksekusi bertahap menjadi pendekatan yang lebih masuk akal dalam kondisi pasar saat ini,” kata Snyder.

Terkait waktu, analis tersebut memperkirakan bahwa pengujian monthly open bisa saja terjadi dalam minggu ini. Namun dengan kalender yang sudah memasuki Jumat, ia menilai probabilitas lebih besar bahwa pergerakan tersebut terealisasi pada candle mingguan berikutnya, bukan secara langsung dalam satu sesi perdagangan.

Berdasarkan data terbaru dari CoinGecko, harga Bitcoin pada Jumat (9/1/2026) pagi berada pada level US$ 90.949. Ini merupakan penurunan tipis sebesar 0,4 persen, dalam kurun waktu 24 jam terakhir.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Tether Mendaftarkan Merek Dagang Tokenisasi Hadron di Rusia
  • Validator Hyperliquid Menghadapi Persaingan Sengit di Tengah Prediksi Kisaran Harga HYPE
  • Chainlink Memetakan Jalur DeFi Menuju Sistem Keuangan Global
  • Cathie Wood Mengatakan AS Mungkin Akan Membeli Bitcoin untuk Cadangan
  • Tomasz Stanczak Menjelaskan Mengapa Ia Menghindari Pembiayaan Sendiri di Awal Kariernya

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024

Categories

  • Alt Coin
  • Hot Crypto
  • Hot News
  • Solusi Investasi
  • Uncategorized
©2026 Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia | Design: Newspaperly WordPress Theme