Chainlink mengumumkan sistem komputasi rahasia baru yang bertujuan untuk mengatasi keterbatasan privasi dalam keuangan blockchain. Pembaruan ini dibagikan melalui pernyataan Chainlink dan komentar dari pendiri Sergey Nazarov. Pengembangan ini berfokus pada memungkinkan transaksi pribadi sambil mempertahankan verifikasi kriptografi, sebuah persyaratan yang secara luas diharapkan oleh lembaga keuangan tradisional.
Chainlink menyatakan bahwa privasi tetap menjadi persyaratan yang tidak dapat dinegosiasikan di seluruh keuangan tradisional, fintech, dan sistem keuangan global. Menurut perusahaan tersebut, harapan ini telah membatasi adopsi institusional terhadap blockchain publik. Detail transaksi, identitas, dan data sensitif seringkali tetap bersifat pribadi dalam sistem yang ada.
Sergey Nazarov menjelaskan bahwa blockchain harus membuktikan eksekusi yang benar sambil melindungi privasi peserta dan transaksi. Namun, buku besar publik biasanya mengekspos detail operasional. Akibatnya, katanya, kekhawatiran tentang privasi tetap menjadi penghalang utama untuk penggunaan di perusahaan dan institusi.
Yang perlu diperhatikan, Nazarov menyoroti bahwa standar privasi sudah mengatur platform internet dan sistem keuangan yang teregulasi. Akses ke data sensitif tetap terbatas dan terkontrol. Oleh karena itu, ia mengatakan sistem blockchain harus beradaptasi dengan kondisi serupa agar selaras dengan infrastruktur keuangan yang ada.
Untuk mengatasi hal ini, Chainlink mengembangkan sistem pemrosesan serupa yang beroperasi bersamaan dengan blockchain. Nazarov menggambarkan sistem ini sebagai co-prosesor yang menangani logika kontrak privat. Sementara itu, blockchain tetap menjadi lapisan penyelesaian untuk hasil transaksi yang telah final.
Struktur ini memungkinkan data dan identitas sensitif tetap terjaga kerahasiaannya selama eksekusi. Namun, blockchain tetap menerima bukti kriptografi bahwa operasi telah terjadi dengan benar. Menurut Nazarov, pemisahan ini menjaga transparansi dan kerahasiaan.
Yang penting, lingkungan komputasi rahasia memproses kondisi kontrak privat di luar rantai publik. Kemudian, ia melaporkan hasil yang terverifikasi kembali ke blockchain. Pendekatan ini mendukung privasi tanpa mengorbankan verifikasi.