Analis pasar Tom Lee menilai dua bulan ke depan akan menjadi fase penentuan bagi Bitcoin.
Ia menyebut harga saat ini kemungkinan sudah mencerminkan titik terendah pasar kripto, membuka peluang perubahan tren dalam waktu relatif singkat.
Pernyataan ini muncul di tengah pemulihan bertahap harga aset kripto, meski sebagian pelaku pasar masih bersikap hati-hati akibat volatilitas tinggi sebelumnya.
Delapan Minggu yang Bisa Mengubah Arah Pasar
Dilansir dari Coinomedia, menurut Tom Lee, periode delapan minggu ke depan menjadi jendela waktu penting karena berpotensi mematahkan pola lama pergerakan Bitcoin.
Ia menilai pasar tidak lagi sepenuhnya mengikuti ritme pemulihan lambat seperti siklus sebelumnya.
Secara sederhana, Lee melihat momentum mulai terbentuk lebih cepat dari perkiraan.
Jika dorongan harga berlanjut, struktur pasar bisa berubah sebelum mayoritas investor sempat menyesuaikan ekspektasi.
Siklus Empat Tahunan Dipertanyakan
Salah satu poin utama Lee adalah pandangannya bahwa siklus empat tahunan Bitcoin bisa kehilangan relevansi.
Selama ini, pergerakan harga Bitcoin kerap dikaitkan dengan peristiwa halving yang terjadi setiap empat tahun.
Namun Lee menilai dinamika pasar saat ini berbeda. Kombinasi minat institusional dan faktor makro membuat respons pasar berpotensi lebih cepat, sehingga reli bisa terjadi tanpa harus menunggu fase pasca-halving seperti sebelumnya.