Strategy, perusahaan yang sebelumnya dikenal sebagai MicroStrategy, kembali melakukan pembelian besar Bitcoin dengan menambah 22.305 BTC senilai sekitar US$2,13 miliar atau setara Rp36 triliun. Aksi ini menjadi pembelian mingguan terbesar perusahaan dalam lebih dari satu tahun terakhir.
Dalam pernyataan di platform X pada 20 Januari 2026, Chairman Strategy Michael Saylor mengungkapkan bahwa pembelian dilakukan pada periode 12–19 Januari 2026 dengan harga rata-rata US$95.284 per BTC. Dengan akuisisi ini, total kepemilikan Bitcoin Strategy kini mencapai 709.715 BTC.
Seluruh Bitcoin tersebut diperoleh dengan harga rata-rata US$75.979 per BTC, dengan total biaya akumulasi sekitar US$53,9 miliar. Berdasarkan data BitcoinTreasuries, nilai kepemilikan Bitcoin Strategy saat ini diperkirakan mencapai US$63,7 miliar, menjadikannya pemegang Bitcoin korporasi terbesar di dunia dengan porsi lebih dari 3,3% dari total suplai maksimal Bitcoin.
Pendanaan pembelian berasal dari penjualan saham MSTR, serta penerbitan saham preferen STRK dan STRC, yang merupakan bagian dari strategi pendanaan jangka panjang perusahaan melalui program “42/42 Plan”. Program ini menargetkan penggalangan dana hingga US$84 miliar sampai tahun 2027.
Langkah agresif Strategy ini sejalan dengan tren adopsi Bitcoin oleh korporasi global. Saat ini, tercatat 194 perusahaan publik telah menjadikan Bitcoin sebagai bagian dari strategi neraca keuangan mereka.