Pasar kripto belakangan ini relatif tenang, sementara saham, emas, dan komoditas lainnya terus mencapai rekor tertinggi baru. Sebagai respons, Chainlink mengambil langkah untuk membantu keuangan terdesentralisasi (DeFi) memanfaatkan pasar tradisional ini. Jaringan blockchain ini sekarang menyediakan data berkelanjutan dan real-time tentang saham dan komoditas AS, sehingga aplikasi DeFi dapat terus berjalan bahkan ketika pasar saham tutup.
Dengan menawarkan penetapan harga yang hampir instan untuk aset populer seperti Nvidia, Apple, dan emas melalui ETF, Chainlink mempermudah pengembang untuk membuat aplikasi yang melacak pasar dunia nyata tanpa memerlukan otoritas pusat untuk menyediakan data.
Pembaruan Data Streams dari Chainlink kini menyediakan harga saham AS hampir sepanjang waktu—sebelum pasar dibuka, selama perdagangan, setelah jam perdagangan berakhir, dan bahkan sepanjang malam. Hal ini memungkinkan aplikasi DeFi untuk tetap terhubung dengan pasar sepanjang waktu.
Matt Hougan, CIO Bitwise, menekankan, “Saya percaya ini adalah salah satu aset kripto yang paling kurang dipahami, paling penting, dan mungkin paling undervalued.” Selain menyediakan data mentah, Chainlink memastikan pembaruan dalam hitungan detik dan verifikasi kriptografi, memenuhi standar institusional untuk akurasi dan keandalan.
Fitur terbaru memungkinkan protokol DeFi untuk merespons volatilitas pasar kapan saja. Selain itu, dengan memperluas cakupan harga hingga sesi semalam, dApps dapat mengelola risiko, memperdagangkan aset sintetis, dan menawarkan eksposur setiap kali peristiwa global memengaruhi pasar tradisional. Lebih lanjut, pengembang kini dapat membuat kontrak berjangka abadi, instrumen keuangan terstruktur, pasar prediksi, dan protokol pinjaman yang terkait dengan aset dunia nyata (RWA).
Sebagai contoh, sebuah protokol dapat terus memantau harga Nvidia atau emas, mengurangi kesenjangan yang disebabkan oleh penutupan pasar tradisional. Hal ini meningkatkan likuiditas selama periode volatilitas tinggi dan memberikan fleksibilitas lebih kepada investor. Lebih lanjut, umpan data berkelanjutan memperkuat dorongan DeFi ke arah eksposur tokenisasi, memungkinkan pengguna untuk mengakses aset senilai $80 triliun tanpa meninggalkan blockchain. Akibatnya, Chainlink menjembatani kesenjangan antara aset kripto asli dan pasar tradisional.