Skip to content

Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia

Menu
Menu

Siapkan ETF dan Futures Kripto, Thailand Ingin Jadi Hub Kripto Asia Tenggara

Posted on January 23, 2026

Securities and Exchange Commission (SEC) Thailand tengah menyiapkan kerangka regulasi baru untuk ETF kripto dan perdagangan futures kripto. 

Langkah ini menandai ambisi Thailand untuk memperkuat posisinya sebagai pusat aset digital teregulasi di Asia Tenggara.

Regulator berencana merilis pedoman ETF kripto dalam waktu dekat, sekaligus membuka jalan bagi perdagangan derivatif kripto di Thailand Futures Exchange (TFEX).

Aturan Baru untuk ETF Kripto dan Futures

Dikutip dari Bitcoin World, kerangka regulasi ini akan mengatur peluncuran dan operasional ETF kripto, yang memungkinkan investor mendapatkan eksposur aset digital tanpa harus menyimpan kripto secara langsung. 

ETF akan diperdagangkan di bursa tradisional, dengan struktur kustodi dan pelaporan yang diatur ketat.

Di sisi lain, SEC Thailand juga berencana mengizinkan perdagangan futures kripto di TFEX, bursa derivatif yang berada di bawah Stock Exchange of Thailand. 

Integrasi ini memanfaatkan infrastruktur pasar yang sudah ada, termasuk kliring dan manajemen risiko.

Langkah penting lainnya adalah pengakuan kripto sebagai kelas aset resmi di bawah Derivatives Act. Pengakuan ini memberikan kepastian hukum yang selama ini dibutuhkan pelaku institusi.

Fokus pada Likuiditas dan Perlindungan Investor

Regulasi yang disiapkan mencakup sistem market maker resmi untuk meningkatkan likuiditas dan efisiensi perdagangan. Dengan mekanisme ini, regulator berharap pergerakan harga menjadi lebih stabil dan transparan.

Aturan ETF juga akan mencakup standar kustodi, kriteria aset yang dapat dijadikan underlying, serta metode penentuan harga dan nilai aktiva bersih. 

Pendekatan ini bertujuan menyeimbangkan inovasi pasar dengan perlindungan investor.

SEC Thailand sebelumnya dikenal berhati-hati terhadap kripto. Namun dalam beberapa tahun terakhir, arah kebijakan bergeser ke integrasi terstruktur, bukan pelarangan.

Persaingan Regional Makin Ketat

Langkah Thailand muncul di tengah persaingan regulasi kripto di Asia. Singapura telah lebih dulu membangun rezim perizinan aset digital, sementara Hong Kong sudah mengizinkan perdagangan ETF kripto spot.

Dengan kerangka ETF dan futures, Thailand berupaya menawarkan alternatif yang kompetitif di kawasan ASEAN. Kejelasan regulasi dinilai penting untuk menarik modal institusional dan mendorong pertumbuhan produk keuangan berbasis blockchain.

Secara domestik, kebijakan ini juga berpotensi mempercepat pengembangan ekosistem fintech dan blockchain lokal.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Bitmine Kuasai 4,2 Juta Ethereum, Total Aset Kripto Capai USD 14,5 Miliar
  • Harga Solana Bertahan di Atas $120 Meski 98.000 SOL Dijual
  • OJK Selidiki Dugaan Penipuan Kripto oleh Timothy Ronald
  • Harga Pi Network Naik Tipis 0,73% Usai Voting Governance
  • Harga Emas Antam Pecahkan Rekor, Tembus Rp 2,88 Juta per Gram

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024

Categories

  • Alt Coin
  • Hot Crypto
  • Hot News
  • Solusi Investasi
  • Uncategorized
©2026 Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia | Design: Newspaperly WordPress Theme