Pump.fun baru-baru ini meluncurkan Pump Fund, sebuah inisiatif baru yang dirancang untuk menyediakan pembiayaan bagi proyek-proyek tahap awal. Dana ini, yang bertujuan untuk mendukung proyek-proyek sumber terbuka yang dibangun di atas platform Pump.fun, menjanjikan bantuan sebesar $250.000 kepada 12 tim terpilih dengan nilai valuasi tetap sebesar $10 juta. Inisiatif ini secara resmi diluncurkan pada 19 Januari 2026, dengan acara hackathon “Build in Public” selama sebulan, yang menandakan komitmen platform untuk melampaui reputasinya sebagai platform untuk menghasilkan memecoin viral.
Terlepas dari pengumuman positif tersebut, tren pasar menunjukkan bahwa harga Pump.fun mungkin menghadapi tekanan penurunan dalam jangka pendek. Pada 22 Januari, token tersebut mengalami kenaikan moderat sebesar 12,5%, mencapai level tertinggi intraday di $0,0027, sebelum stabil di $0,0026. Namun, aktivitas whale baru-baru ini telah menimbulkan kekhawatiran. Data dari Santiment menunjukkan penurunan signifikan dalam jumlah whale yang memegang antara 10.000 dan 1 miliar token PUMP. Kepergian para pemegang besar ini seringkali mengakibatkan berkurangnya tekanan beli, sehingga harga rentan terhadap volatilitas yang didorong oleh investor ritel.
Pergerakan para investor besar (whale) telah memainkan peran penting dalam tren harga baru-baru ini. Penurunan jumlah investor besar menunjukkan pergeseran sentimen pasar, dengan para pemegang saham besar kemungkinan ingin keluar atau mendiversifikasi portofolio mereka. Hilangnya dukungan dari para pemegang saham bernilai tinggi ini dapat menyebabkan peningkatan fluktuasi harga, karena investor ritel yang lebih kecil lebih rentan terhadap pergerakan yang didorong oleh sentimen pasar.
Selain pergeseran aktivitas paus (investor besar), analisis teknis menunjukkan risiko penurunan lebih lanjut untuk Pump.fun. Grafik harian menunjukkan pembentukan pola broadening wedge yang meningkat, pola yang biasanya dikaitkan dengan volatilitas tinggi dan potensi pembalikan bearish. Formasi ini ditandai dengan titik tertinggi dan terendah yang lebih tinggi di dalam dua garis tren yang berbeda, menunjukkan kemungkinan penurunan jika harga jatuh di bawah level support kunci.
Indikator-indikator kunci seperti MACD dan indeks Chaikin Money Flow juga menunjukkan tanda-tanda pelemahan. Garis MACD mendekati persilangan bearish, sementara CMF hampir turun di bawah garis nol, menand signaling potensi arus keluar modal dari aset tersebut.