Chainlink (LINK) mengalami aksi jual tajam setelah mencapai titik tertinggi di dekat $14,39. Harga token tersebut kesulitan untuk kembali stabil, jatuh di bawah kelompok rata-rata pergerakan eksponensial (EMA) utamanya. Ini menunjukkan bahwa penjual memiliki kendali lebih besar dalam jangka pendek. Meskipun terjadi sedikit pemantulan di dekat angka $12,38, pemulihan tersebut masih rapuh, dan diperlukan konfirmasi lebih lanjut sebelum sentimen dapat bergeser mendukung pembeli.
Setelah penurunan, LINK menemukan stabilitas di dekat zona support $12,37, yang sejajar dengan level Fibonacci 0,236. Zona ini merupakan ujian kritis pertama bagi para pembeli yang ingin mendapatkan kembali kendali. Namun, prospek tetap waspada karena harga belum berhasil merebut kembali level resistensi kunci. Jika level $12,37 gagal bertahan, para trader akan fokus pada zona permintaan $12,00 hingga $11,89, yang dapat menjadi area minat berikutnya bagi para pembeli.
Untuk prospek yang lebih bullish, LINK perlu menembus resistensi terdekat di sekitar $12,44, dengan tantangan yang lebih kuat di zona $12,60. Level terakhir bertepatan dengan wilayah EMA kunci, yang dapat membatasi upaya pemulihan apa pun. Penembusan yang jelas di atas $12,76 sangat penting untuk memulihkan sentimen bullish, karena selaras dengan level Fibonacci 0,382. Jika LINK berhasil melewati penghalang ini, target resistensi berikutnya adalah $13,07 dan $13,38. Level-level ini kemungkinan akan mengalami aksi jual agresif jika token terus naik.
Sebaliknya, jika LINK terus kehilangan momentum, level $12,37 menjadi titik penting. Penurunan di bawah level support ini dapat membuka peluang terjadinya penurunan yang lebih dalam. Level $11,75 menjadi garis kunci yang memisahkan LINK dari risiko penurunan lebih lanjut. Jika level ini ditembus, token tersebut mungkin akan menghadapi tekanan penurunan yang lebih besar. Koreksi yang lebih dalam dapat mendorong LINK menuju wilayah $11,00, di mana zona permintaan tambahan dapat membatasi penurunan lebih lanjut.