
Platform aset digital FLOQ menilai pasar kripto Indonesia memasuki fase baru yang lebih matang pada 2026, ditandai kejelasan regulasi, akuntabilitas, dan fokus kepercayaan jangka panjang. Hal ini berbeda dari fase awal yang cenderung spekulatif dan jangka pendek.
CEO & Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menyebut struktur pasar, tata kelola, dan partisipasi jangka panjang kini menjadi faktor utama. Konsolidasi industri dinilai tak terhindarkan, dengan hanya platform berstandar tinggi yang bertahan seiring meningkatnya minat institusi.
FLOQ juga menilai siklus pasar 2026 berpotensi lebih stabil dibanding pola boom and bust sebelumnya. Meski koreksi tetap ada, risikonya diperkirakan lebih terbatas berkat regulasi dan infrastruktur yang lebih matang.
FLOQ menyambut penguatan pengawasan OJK atas aset kripto dan menegaskan komitmen menghadirkan partisipasi kripto yang bertanggung jawab. Dalam waktu dekat, FLOQ akan merilis pembaruan aplikasi versi 1.9.0 dengan peningkatan fitur, keamanan, dan kemudahan pelaporan pengguna.