Nama Afanddy B Hushni sering muncul ketika seseorang mulai menggali lebih dalam tentang proyek kripto yang menempatkan privasi sebagai fondasi utama. Ia bukan figur yang aktif mencari sorotan, juga bukan nama yang lahir dari sensasi pasar.
Namun justru di situlah menariknya. Sosok seperti Afanddy lebih mudah dipahami lewat jejak keputusan dan konteks perjalanan, bukan lewat klaim atau slogan.
Pendekatan ini mengingatkan pada beberapa tokoh kripto lain yang juga tumbuh dari latar non-kripto murni, seperti Mike Novogratz, yang membawa disiplin Wall Street ke aset digital. Dalam konteks berbeda, Afanddy pun bergerak dengan pola serupa: membangun dari fondasi, bukan dari hype.
Latar Awal yang Tidak Kebetulan
Jauh sebelum kripto menjadi percakapan publik, Afanddy sudah berada di jalur yang mempertemukan teknologi dan keuangan. Ia menempuh pendidikan Diploma Computer Studies dengan fokus pada Accounting dan Finance di Data Power EDP atau NCC pada periode 1993 hingga 1996, seperti informasi yang kami kutip dari website iq.wiki.
Di masa itu, kombinasi ini belum populer. IT sering berdiri sendiri, sementara akuntansi dan keuangan berjalan di jalurnya masing-masing.
Fondasi ini membentuk cara berpikir yang sistemik. Pendekatan serupa juga terlihat pada figur seperti Nick Szabo, yang memandang teknologi bukan sekadar alat, tetapi bagian dari struktur nilai dan kontrak digital. Meski bergerak di jalur berbeda, benang merahnya sama: memahami sistem sebelum membangun di atasnya.