Pembayaran Bitcoin semakin meluas di Las Vegas seiring semakin banyak bisnis lokal yang mulai menerima mata uang kripto ini. Menurut FOX News, pergeseran ini terjadi di seluruh industri ritel, makanan, dan jasa. Pemilik bisnis mengatakan kenaikan biaya operasional dan biaya kartu kredit yang tinggi mendorong perpindahan ini, sementara teknologi yang lebih sederhana membuat pembayaran Bitcoin lebih mudah dikelola.
Banyak pedagang di Las Vegas menyebut biaya transaksi sebagai alasan utama untuk mengadopsi Bitcoin. Pemroses kartu kredit biasanya mengenakan biaya kepada bisnis antara 2,5% dan 3,5% per transaksi. Sebagai perbandingan, biaya transaksi Bitcoin tetap jauh lebih rendah.
Jeremy Quercy, seorang konsultan Bitcoin, mengatakan kepada FOX News bahwa para pedagang menginginkan alternatif karena biaya terus meningkat. Ia menjelaskan bahwa Bitcoin mengurangi ketergantungan pada perantara. Oleh karena itu, bisnis dapat mempertahankan lebih banyak pendapatan per penjualan.
Mike Peterson, CEO Bouncy World Mega Playground & Cafe, membenarkan penghematan tersebut. Ia mengatakan biaya Bitcoin hanya sebagian kecil dari biaya kartu. Sejak diadopsi, sekitar 20 hingga 30 pelanggan telah membayar menggunakan Bitcoin. Yang menarik, penggunaannya terus meningkat secara stabil.
Selain penghematan biaya, pemilik bisnis juga menyoroti kemudahan penggunaan. Quercy mengatakan pelanggan menyelesaikan pembayaran dengan memindai kode QR. Pembayaran diproses secara instan menggunakan aplikasi Bitcoin standar.
Cane Juice Bar and Cafe, yang terletak di Rainbow dekat Windmill, telah menerima Bitcoin delapan bulan lalu. Manajer distrik Tyler Peterson mengatakan Bitcoin menarik bagi pelanggan biasa. Dia menambahkan bahwa penelepon sering bertanya apakah toko tersebut menerima Bitcoin.
Menurut Peterson, peta Bitcoin juga mendorong peningkatan jumlah pengunjung. Pelanggan dapat menemukan bisnis terdekat yang menerima mata uang digital. Akibatnya, kafe tersebut mendapatkan pengunjung baru yang secara khusus mencari opsi pembayaran Bitcoin .