Harga emas menembus $5.000 untuk pertama kalinya dalam sejarah, sementara pasar kripto bergerak relatif datar. Bitcoin (BTC) masih tertahan di rentang sempit, meski tekanan global yang mendorong kenaikan emas semakin kuat.
Investor Global Beralih ke Aset Aman
Lonjakan harga emas menunjukkan meningkatnya kebutuhan investor untuk menjaga nilai aset. Ketegangan perdagangan kembali meningkat, nilai tukar sejumlah mata uang melemah, dan belanja pemerintah terus naik di tengah pertumbuhan ekonomi yang tidak merata.
Dalam situasi tersebut, pasar cenderung menekan eksposur terhadap aset berisiko. Emas, yang selama puluhan tahun berperan sebagai safe haven, kembali menjadi tujuan utama arus dana. Kenaikan ke level $5.000 menegaskan dominasi sentimen defensif di pasar global.
Di sisi lain, Bitcoin masih dipandang memiliki volatilitas tinggi dalam jangka pendek, sehingga belum menjadi pilihan utama ketika ketidakpastian masih mendominasi.