Skip to content

Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia

Menu
Menu

Senat Menjadwalkan Ulang Pembahasan RUU Kripto di Tengah Risiko Penutupan Pemerintahan

Posted on January 28, 2026

Komite Pertanian Senat AS menjadwalkan ulang pembahasan struktur pasar kripto ke tanggal 29 Januari pukul 10:30 pagi ET di Washington. Komite menunda pemungutan suara setelah membatalkan sesi sebelumnya yang terkait dengan ketidakpastian pendanaan dan gangguan cuaca. Para anggota parlemen menghadapi peningkatan risiko penutupan pemerintahan karena pendanaan federal berakhir Jumat malam, yang mempersulit waktu pengesahan RUU tersebut.

Komite Pertanian Senat awalnya merencanakan pembahasan rancangan undang-undang pada tanggal 27 Januari pukul 15.00 ET. Namun, komite menunda sesi tersebut dan mengkonfirmasi perubahan tersebut dalam sebuah unggahan di X. Penundaan ini menyusul pembatalan sesi pemungutan suara Senat awal pekan ini.

Perlu dicatat, kondisi salju dan es yang parah di seluruh Capitol Hill mendorong para anggota parlemen untuk menangguhkan aktivitas pada hari Senin. Kekhawatiran akan keselamatan menghentikan pemungutan suara di ruang sidang. Akibatnya, pembahasan rancangan undang-undang tidak dapat dilanjutkan sesuai jadwal.

Sementara itu, rancangan undang-undang tersebut dikaitkan dengan paket pendanaan pemerintah yang lebih luas. Dewan Perwakilan Rakyat menyetujui rancangan undang-undang tersebut pada hari Kamis. Namun, negosiasi di Senat masih belum terselesaikan menjelang tenggat waktu.

Rancangan undang-undang struktur pasar kripto bertujuan untuk memperjelas aturan perdagangan aset digital dan mengekang manipulasi pasar. Rancangan ini mencakup ketentuan yang mirip dengan Digital Asset Market Clarity Act, yang telah maju di DPR. Undang-undang ini akan mewajibkan pendaftaran federal untuk bursa kripto.

Selain itu, RUU tersebut menguraikan apakah aset termasuk dalam hukum sekuritas atau hukum komoditas. RUU ini juga membagi pengawasan antara SEC dan CFTC. Namun, hanya anggota Partai Republik yang secara terbuka mendukung rancangan Senat saat ini.

Negosiasi bipartisan telah menunda rancangan undang-undang tanggal 15 Januari selama dua minggu. Meskipun para pemimpin industri menyambut baik perlindungan bagi pengembang non-penyimpan, dukungan dari Partai Demokrat tetap terbatas.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Binance Mencantumkan Kontrak Berjangka Tesla dengan Perdagangan TSLA 24/7
  • Chainlink Bergabung dengan Aliansi Stablecoin KRW, Meningkatkan Standar Global
  • Senat Menjadwalkan Ulang Pembahasan RUU Kripto di Tengah Risiko Penutupan Pemerintahan
  • Produk Investasi Kripto Mengalami Arus Keluar Dana Sebesar $1,73 Miliar di Tengah Sentimen Bearish
  • Bitcoin (BTC) Tak Bertenaga, Dana Crypto Diam-Diam Kabur ke Token Emas Ini

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024

Categories

  • Alt Coin
  • Hot Crypto
  • Hot News
  • Solusi Investasi
  • Uncategorized
©2026 Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia | Design: Newspaperly WordPress Theme