Robert Kiyosaki kembali menegaskan pandangannya soal Bitcoin, emas, dan perak.
Penulis buku Rich Dad Poor Dad itu secara terbuka mengaku menyesal telah menjual sebagian Bitcoin miliknya dan menyebut keputusan tersebut sebagai kesalahan besar.
Pernyataan itu ia sampaikan lewat unggahan di platform X pada Rabu (28/01), Kiyosaki menepis rumor yang menyebut dirinya melepas perak demi membeli kripto, sekaligus mengklarifikasi posisi portofolionya di tengah kekhawatiran terhadap pelemahan mata uang fiat.
Kiyosaki Akui Salah Jual Bitcoin dan Emas
Dalam pernyataannya, Kiyosaki menyebut bahwa ia memang sempat menjual sebagian Bitcoin dan emas untuk membeli rumah barunya.
Namun, ia menegaskan bahwa keputusan tersebut bukan langkah ideal dalam jangka panjang.
Ia secara terang-terangan mengatakan bahwa menjual Bitcoin dan emas adalah kesalahan, dan menambahkan bahwa ia bersyukur tidak menjual peraknya.
Pernyataan ini memperkuat pandangannya bahwa aset keras masih menjadi pelindung nilai utama di tengah tekanan sistem keuangan global.
Kiyosaki juga membantah klaim yang beredar di Vancouver Resource Investor Conference yang menyebut dirinya keluar dari perak. Ia menegaskan bahwa seluruh kepemilikan peraknya tetap utuh.
Strategi Leverage dan Akumulasi Aset Keras
Kiyosaki menjelaskan bahwa pendekatan investasinya tidak bergantung pada menjual aset keras saat membutuhkan likuiditas.
Ia menyebut lebih memilih menggunakan utang untuk membeli properti produktif, lalu memanfaatkan arus kas positifnya untuk membeli lebih banyak emas, perak, Bitcoin, dan Ethereum.
Sebelumnya, pada November, Kiyosaki mengungkap bahwa ia sempat menjual Bitcoin senilai $2.25 juta yang dibeli di kisaran harga $6,000 per koin.
Dana tersebut digunakan untuk membeli dua pusat bedah dan bisnis billboard, yang diperkirakan menghasilkan $27,500 per bulan dalam arus kas bebas pajak.
Namun, refleksi terbarunya menunjukkan perubahan nada. Ia menyiratkan bahwa peluang membeli Bitcoin kembali masih terbuka, terutama ketika harga mengalami koreksi.
Kritik Terhadap Dolar dan Waktu Beli Bitcoin
Dalam unggahan terbarunya, Kiyosaki kembali melontarkan kritik keras terhadap mata uang fiat. Ia menyebut ini sebagai waktu yang tepat untuk membeli aset nyata seperti emas, perak, Bitcoin, dan Ethereum.
Pernyataan tersebut sejalan dengan keyakinannya bahwa pelemahan nilai mata uang dan risiko inflasi jangka panjang membuat aset dengan pasokan terbatas semakin relevan. Bagi Kiyosaki, koreksi harga bukan sinyal bahaya, melainkan jendela akumulasi.