Skip to content

Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia

Menu
Menu

BIP-110 Bitcoin: Kontroversi OP_RETURN dan Masa Depan Node

Posted on January 29, 2026

Kalau kamu mengikuti Bitcoin hanya dari pergerakan harga, perdebatan seperti BIP-110 mungkin terasa jauh dan terlalu teknis. Padahal, keputusan teknis di lapisan node bitcoin sering kali menentukan seperti apa Bitcoin akan bertahan dalam jangka panjang. Bukan cuma soal cepat atau lambat, tapi soal siapa yang masih sanggup menjalankan node, seberapa mudah jaringan dipelihara oleh orang biasa, dan seberapa besar ruang yang dibiarkan terbuka untuk aktivitas yang tidak semua orang anggap penting.

Di awal 2026, BIP-110 ikut memanaskan diskusi lama tentang OP_RETURN. Di satu sisi, ada kekhawatiran bahwa ruang blok dipenuhi data yang tidak berhubungan dengan transaksi moneter dan itu membuat biaya menjalankan node makin berat. Di sisi lain, ada argumen bahwa pembatasan seperti itu tidak benar-benar menghentikan spam, hanya mengubah bentuknya. Artikel ini mengajak kamu melihat BIP-110 dan kontroversi OP_RETURN dari kacamata yang lebih utuh, supaya kamu paham mengapa isu “kecil” seperti batas byte bisa berujung pada perdebatan besar soal masa depan node.

Apa Itu BIP dan Bagaimana Perubahan Terjadi di Bitcoin
BIP adalah singkatan dari Bitcoin Improvement Proposal. Anggap saja ini sebagai dokumen usulan perubahan yang menjelaskan ide teknis secara rapi, lengkap dengan alasan, risiko, dan cara implementasinya. BIP bukan tombol sakti yang sekali diajukan lalu otomatis mengubah Bitcoin. BIP hanya memulai percakapan, lalu percakapan itu berubah menjadi proses panjang yang melibatkan banyak pihak.

Yang membuat Bitcoin unik adalah tidak ada satu kantor pusat yang memutuskan, “mulai besok aturannya begini.” Perubahan bisa terjadi kalau cukup banyak pihak di ekosistem setuju, terutama para operator node yang menjalankan perangkat lunak untuk memvalidasi aturan. Karena itu, perdebatan BIP sering bukan sekadar debat teknis, tapi juga debat nilai. Setiap perubahan akan ditimbang dari sisi keamanan, desentralisasi, stabilitas aturan, sampai dampaknya ke pengguna biasa.

Di titik ini, kamu bisa melihat kenapa angka dukungan node menjadi penting. Ketika sebuah usulan hanya didukung sebagian kecil node, artinya usulan itu belum menjadi arus utama, atau setidaknya belum dianggap mendesak oleh mayoritas operator node.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • BIP-110 Bitcoin: Kontroversi OP_RETURN dan Masa Depan Node
  • Nexa (NXA) di Jaringan Base: Ketika AI Mulai Masuk ke Ekosistem Web3
  • Unibase (UB): Infrastruktur AI Agent di Blockchain dan Cara Kerjanya
  • Kenapa Bitcoin (BTC) Turun Setelah The Fed Umumkan FOMC Januari 2026?
  • Rangkuman Hasil Rapat The Fed & Dampaknya ke Harga Bitcoin, Emas, dkk

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024

Categories

  • Alt Coin
  • Hot Crypto
  • Hot News
  • Solusi Investasi
  • Uncategorized
©2026 Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia | Design: Newspaperly WordPress Theme