Jakarta, Pintu News – Pengamat keuangan Robert Kiyosaki kembali memicu perdebatan soal investasi alternatif dengan secara terbuka lebih memilih Bitcoin BTC2.23%->Harga BTC Saat Ini
Rp 1.129.840.622
2.23%
Market Cap
Rp 22.472 Triliun
Volume Trading
Rp 770,91 Triliun
Suplai Beredar
Rp 19.987.621
daripada emas, dengan alasan perbedaan struktural dalam pasokan, bukan karena pergerakan harga jangka pendek.
Dalam sebuah unggahan terbaru di X, Kiyosaki menyatakan bahwa keduanya sama-sama memiliki peran penting dalam diversifikasi portofolio. Namun, ketika harus memilih salah satu, ia mengaku lebih condong pada Bitcoin.
Komentarnya muncul di tengah meningkatnya volatilitas di pasar kripto maupun pasar keuangan tradisional, saat para investor masih berhadapan dengan ketidakpastian yang berkepanjangan.
Kiyosaki membingkai perbandingan antara emas dan Bitcoin dari sudut pandang dinamika pasokan. Ia menjelaskan bahwa produksi emas bisa meningkat ketika harganya naik, karena valuasi yang lebih tinggi mendorong aktivitas penambangan tambahan.
Ia juga menambahkan bahwa dirinya masih terlibat langsung dalam bisnis pertambangan emas, yang menunjukkan kedekatannya dengan industri tersebut.
Sebaliknya, Bitcoin digambarkan sebagai aset yang secara bawaan sangat terbatas. Kiyosaki menyoroti bahwa suplai Bitcoin dikunci pada batas maksimum 21 juta koin, dan setelah angka itu tercapai, tidak akan ada tambahan pasokan baru. Menurutnya, keterbatasan struktural ini membuat Bitcoin berbeda dari komoditas tradisional dan menjadi salah satu dasar nilai jangka panjangnya.
Karena jumlah Bitcoin tidak bisa ditambah, Kiyosaki berpendapat bahwa tekanan harga dalam jangka panjang seharusnya cenderung naik. Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya membeli Bitcoin sejak awal dan masih menganggap keputusan tersebut sebagai langkah yang tepat.