Jakarta, Pintu News – Harga emas batangan edisi Imlek dan Idul Fitri per 12 Februari 2026 dibanderol mulai dari Rp15 jutaan hingga lebih dari Rp200 jutaan, tergantung ukuran dan variannya. Pergerakan harga tersebut mencerminkan dinamika pasar emas global sekaligus tingginya minat terhadap emas batangan edisi tematik.
Crypto Berbasis Emas: Ketika Aset Fisik Bertemu Teknologi Kripto
Seiring berkembangnya teknologi blockchain, kini emas tidak hanya bisa dimiliki dalam bentuk fisik seperti perhiasan atau batangan, tetapi juga dalam bentuk digital melalui aset kripto berbasis emas.
Salah satu yang paling populer adalah Tether Gold (XAUt), stablecoin berbasis ERC-20 yang didukung emas fisik, di mana 1 token mewakili 1 troy ounce emas murni. Emas disimpan di brankas di Swiss dan setiap token terhubung langsung ke emas batangan bersertifikat. Sistemnya menggunakan algoritma otomatis untuk mengelola alokasi emas dan alamat Ethereum secara efisien.
Token XAUt tersedia dan diperdagangkan di berbagai bursa kripto. XAUt juga menjadi alternatif menarik bagi mereka yang ingin lindung nilai terhadap inflasi atau ketidakpastian ekonomi global, sembari tetap berada dalam ekosistem aset digital.