Tekanan kembali melanda pasar keuangan. Saham S&P 500 turun 1,57% ke $6.832, sementara pasar kripto masih berada dalam zona ketakutan ekstrem.
Penurunan ini terjadi bersamaan dengan volatilitas tinggi di berbagai kelas aset. Investor terlihat mengurangi eksposur risiko di tengah sentimen yang rapuh.
Indeks S&P 500 terkoreksi -108,71 poin (-1,57%), menjauh dari level psikologis 7.000 poin yang sebelumnya sempat ditembus. Pelemahan ini menandakan tekanan jual masih mendominasi pasar saham AS.
Ketika indeks utama turun tajam, biasanya pelaku pasar memilih mengamankan posisi. Kondisi ini mencerminkan perubahan sikap dari agresif menjadi defensif.
Menurut CoinGlass, Crypto Fear & Greed Index berada di angka 8, yang masuk kategori extreme fear. Angka ini menunjukkan mayoritas pelaku pasar berada dalam kondisi sangat berhati-hati.
Total kapitalisasi pasar kripto turun menjadi $1.33T triliun. Penurunan ini mencerminkan arus keluar dana yang masih terjadi.
Berbeda dari saham dan kripto, logam mulia menunjukkan pergerakan lebih stabil. Emas naik 0,22% ke $4.985,6 per ons, sementara perak menguat 0,69% ke $41,160 per ons.
Meski menguat tipis, harga emas masih jauh di bawah rekor sebelumnya di atas $5.500 per ons. Perak juga masih berada jauh dari level tertinggi di atas $100 per ons.
Kenaikan terbatas ini menunjukkan pasar belum sepenuhnya berpindah ke aset lindung nilai. Investor tampak menunggu kepastian arah berikutnya.