
Michael Saylor, salah satu pendiri Strategy, mengonfirmasi perusahaannya terus membeli Bitcoin (BTC) meski pasar tengah melemah. Pada 9 Februari 2026, Strategy menambah 1.142 BTC senilai lebih dari USD 90 juta, sehingga total kepemilikan mencapai 714.644 BTC atau sekitar USD 49,3 miliar.
Pasar kripto sempat anjlok setelah flash crash Oktober 2025, membuat harga BTC turun lebih dari 50% dari rekor USD 125.000. Meski begitu, Strategy tetap akumulasi, bertentangan dengan prediksi analis yang menilai perusahaan bakal berhenti membeli atau menjual aset mereka.
Sektor treasury kripto juga menunjukkan tekanan, dengan banyak perusahaan mengalami penurunan nilai mNAV di bawah 1, menandakan saham mereka dinilai lebih rendah dari aset yang dimiliki. Strategy sendiri mencatat kerugian kuartal keempat USD 12,4 miliar, memicu harga saham anjlok 17%, tapi belakangan mulai pulih ke USD 133,88.