
Harga Bitcoin yang merosot dari rekor tertinggi Oktober 2025 menekan kinerja perusahaan Jepang, Metaplanet. Perusahaan mencatat rugi 95 miliar yen atau sekitar Rp10,18 triliun, sementara pendapatan hanya 8,9 miliar yen (Rp976 miliar).
Metaplanet memegang 35.100 BTC senilai USD 2,4 miliar. Sejak mulai akumulasi 21 bulan lalu, perusahaan telah menggelontorkan hampir USD 3,8 miliar dengan harga rata-rata USD 107.000 per BTC. Dengan harga Bitcoin kini di kisaran USD 83.541 (data CoinGecko), kerugian belum terealisasi diperkirakan mencapai USD 1,4 miliar.
Saham Metaplanet turun lebih dari 62% dalam enam bulan terakhir, sejalan dengan pelemahan pasar dan tren yang juga dialami Strategy.
Meski begitu, perusahaan masih mengandalkan pendapatan dari premi opsi yang naik signifikan secara tahunan. Namun, meningkatnya jumlah perusahaan yang meniru strategi perbendaharaan kripto dinilai memicu fragmentasi likuiditas dan berpotensi memunculkan gelombang merger di sektor ini.