
Perdebatan Bitcoin dan emas memanas seiring investor menilai risiko inflasi dan kebijakan ekonomi Amerika Serikat. James E. Thorne dari Wellington-Altus menilai emas kini jadi simbol ketidakpercayaan terhadap ekonomi AS, sementara Bitcoin dianggap taruhan atas keberhasilan reformasi Trump.
Minat terhadap emas meningkat karena investor khawatir utang dan ekspansi moneter melemahkan nilai dolar. Sebaliknya, Bitcoin mencerminkan optimisme bahwa regulasi dan kebijakan baru bisa memulihkan ekonomi produktif.
Trader Ran Neuner menyoroti melemahnya performa Bitcoin saat krisis meski akses institusional sudah terbuka, menimbulkan pertanyaan soal kekuatan narasi investasinya di masa depan.