Upaya singkat XRP untuk pulih tiba-tiba terhenti setelah gelombang tekanan jual yang mendadak di Upbit, bursa mata uang kripto terbesar di Korea Selatan. Harga token Ripple, yang sempat mengalami kenaikan jangka pendek, dengan cepat berbalik arah, mendorongnya kembali turun ke sekitar level $1,4.
Data perdagangan terbaru mengungkapkan penurunan tajam harga XRP, sebagian besar terkait dengan aksi jual besar-besaran di Upbit. Saat pasar kripto terus mengalami penurunan, upaya token Ripple untuk melepaskan diri dari tren bearish yang berkepanjangan terhenti, dengan sejumlah besar XRP terjual dalam waktu singkat.
Upbit, pemain utama di pasar pertukaran mata uang kripto Korea Selatan, mengalami lonjakan volume perdagangan yang dramatis. Hanya dalam 15 jam, pelanggan menjual 50 juta token XRP, memicu fluktuasi harga yang besar. Lonjakan penjualan ini menyebabkan nilai token anjlok, memperparah kehancuran pasar kripto secara keseluruhan.
Analisis dari pakar kripto Dom menyoroti bahwa sebagian besar penjualan ini kemungkinan besar didorong oleh aksi jual panik. Dari 50 juta XRP yang terjual, hanya 0,07% yang tampaknya merupakan transaksi fiktif, menunjukkan bahwa sebagian besar transaksi tersebut adalah transaksi yang sah. Menurut Dom, aksi jual tersebut terutama didorong oleh pedagang ritel atau institusional, yang mencerminkan reaksi pasar yang nyata dan intensif.
Aktivitas perdagangan terkonsentrasi dalam rentang waktu yang sempit antara pukul 08.00 hingga 12.00 KST, dengan buku pesanan menangani sekitar 2.500 pesanan jual per menit. Transaksi individual ini berkisar antara 100.000 hingga 250.000 XRP, memperkuat tekanan penurunan harga XRP selama periode yang bergejolak ini.