Pemerintah El Salvador kembali merilis data terbaru terkait cadangan Bitcoin (BTC) mereka. Berdasarkan informasi resmi dari Bitcoin Office, total kepemilikan kini telah mencapai 7.605,37 BTC, dengan estimasi nilai sekitar $506 juta.
Angka ini menegaskan satu hal: strategi akumulasi Bitcoin oleh negara tersebut masih terus berjalan, bahkan di tengah fluktuasi harga pasar.
Pola Pembelian Harian Masih Berjalan
Lebih jauh, detail transaksi mengungkap pola yang cukup konsisten. Dalam enam hari terakhir, pemerintah tercatat melakukan pembelian hampir setiap hari, masing-masing sekitar 1 BTC per transaksi.
Harga pembelian berada di kisaran:
Dari Legal Tender ke Strategic Reserve
Sejak mengesahkan Bitcoin sebagai alat pembayaran sah pada 2021, El Salvador tidak hanya berhenti pada adopsi. Pemerintah secara bertahap mengubah peran Bitcoin menjadi bagian dari cadangan strategis negara.
Langkah ini membuat posisi El Salvador unik dibanding negara lain. Jika umumnya negara menyimpan emas atau devisa, El Salvador justru menambah Bitcoin sebagai aset cadangan.
Dengan total lebih dari 7.600 BTC, negara ini kini menjadi salah satu entitas publik dengan kepemilikan Bitcoin terbesar secara global.
Konsistensi pembelian ini memberi sinyal penting ke pasar. Di saat banyak investor masih menunggu arah harga, El Salvador justru tetap melakukan akumulasi secara disiplin.
Meski jumlah pembelian relatif kecil per hari, pola yang berulang menunjukkan keyakinan terhadap Bitcoin sebagai aset jangka panjang, bukan sekadar instrumen spekulatif.