Aave (AAVE) resmi meluncurkan versi terbaru protokolnya, Aave V4, di jaringan Ethereum (ETH) pada Senin (30/3).
Upgrade ini membawa perubahan besar pada cara kerja lending di sektor decentralized finance (DeFi), terutama dalam pengelolaan likuiditas dan efisiensi modal.
Peluncuran ini menandai langkah lanjutan Aave dalam mengembangkan infrastruktur pinjam-meminjam aset kripto yang lebih terintegrasi dan scalable di tengah persaingan ketat protokol DeFi.
Perubahan paling signifikan di Aave V4 terletak pada arsitektur baru bernama Hub and Spoke. Model ini menggantikan pendekatan lama yang memisahkan likuiditas di berbagai market.
Dalam sistem terbaru, seluruh aset yang disuplai pengguna dikumpulkan dalam satu pusat likuiditas (Hub).
Sementara itu, berbagai market atau produk lending beroperasi sebagai Spoke dengan parameter masing-masing, seperti jenis jaminan, tingkat risiko, hingga mekanisme likuidasi.
Struktur ini memungkinkan likuiditas mengalir secara lebih efisien antar market, tanpa harus terfragmentasi seperti sebelumnya.
Dengan kata lain, dana yang disimpan pengguna tidak lagi “terkunci” di satu pool, tetapi bisa dimanfaatkan secara lintas ekosistem dalam protokol yang sama.