Pendiri BitMEX, Arthur Hayes kembali membuat langkah tegas di tengah pergerakan pasar kripto yang mulai pulih. Ia itu menyatakan bahwa saat ini hanya ada satu aset yang ia beli secara aktif, yaitu token Hyperliquid (HYPE), sambil melepas dua aset lain dari portofolionya.
Dalam pernyataannya, Arthur Hayes menyebut bahwa timnya hanya membeli HYPE saat ini. Ini sejalan dengan analisis sebelumnya, di mana ia menilai Hyperliquid sebagai pemain dominan di sektor decentralized exchange (DEX) untuk perdagangan derivatif.
Hayes Fokus ke HYPE, Targetkan Kenaikan Hingga 4x
Hyperliquid dikenal sebagai platform perpetual trading dengan volume besar, yang berkontribusi langsung pada pendapatan tinggi.
Berbeda dari banyak proyek lain, platform ini menggunakan sekitar 97% pendapatannya untuk melakukan buyback token HYPE dari pasar.
Model ini membuat tekanan beli terhadap token tetap tinggi, sekaligus mengurangi suplai yang beredar.
Hayes bahkan memasang target harga agresif untuk HYPE di kisaran US$150 pada Agustus 2026. Dengan harga saat ini berada di sekitar US$35 hingga US$40, target tersebut mencerminkan potensi kenaikan hingga empat kali lipat.
Selain itu, ekspansi Hyperliquid ke aset dunia nyata seperti kontrak berjangka minyak juga memperkuat narasi pertumbuhannya. Produk seperti CL dan Brent oil di platform tersebut sudah mencatat volume perdagangan hingga miliaran dolar.