
Data terbaru Producer Price Index (PPI) Amerika Serikat untuk Maret 2026 mengejutkan pasar setelah tercatat naik 4,0% secara tahunan, lebih rendah dari ekspektasi 4,6%. Secara bulanan, PPI hanya naik 0,5%, juga jauh di bawah perkiraan 1,1%.
Perlambatan inflasi ini memunculkan kembali harapan pelonggaran kebijakan moneter oleh The Fed, termasuk peluang pemangkasan suku bunga yang sebelumnya sempat meredup akibat tekanan inflasi tinggi.
Kondisi tersebut dinilai menjadi katalis positif bagi aset berisiko seperti kripto. Lingkungan suku bunga rendah berpotensi meningkatkan likuiditas pasar sekaligus mengurangi daya tarik instrumen berbasis imbal hasil, sehingga mendorong aliran dana ke aset alternatif.
Menurut analis, pelemahan dolar AS yang kerap menyertai ekspektasi penurunan suku bunga juga historisnya menjadi sentimen positif bagi harga aset digital, termasuk Bitcoin.
Di sisi lain, kekhawatiran inflasi akibat ketegangan geopolitik AS-Iran mulai mereda seiring stabilisasi harga energi dan tercapainya gencatan sementara, sehingga tekanan inflasi dinilai tidak separah perkiraan sebelumnya.
Meski demikian, pelaku pasar tetap menantikan data ekonomi lanjutan dan keputusan resmi The Fed sebagai penentu arah tren berikutnya.