Hyperliquid melanjutkan penurunannya pada hari Selasa setelah penolakan lain di dekat zona resistensi $44 meningkatkan tekanan pada para trader bullish. Token HYPE diperdagangkan di dekat $39,2, membalikkan keuntungan dari awal bulan ini ketika pembeli sempat mendorong aset tersebut di atas $44. Terlepas dari penurunan tersebut, token ini masih bertahan di atas area support April di dekat $35.
Para trader besar di platform Hyperliquid terus menunjukkan posisi yang beragam seiring kembalinya volatilitas di pasar aset digital. Data menunjukkan total eksposur whale mencapai hampir $4,236 miliar, sementara posisi long mendekati $2,099 miliar, dan eksposur short sedikit lebih tinggi menjadi sekitar $2,137 miliar. Akibatnya, rasio long-to-short tetap berada di level seimbang sekitar 0,98.
Minat investor terhadap ekosistem Hyperliquid tetap kuat setelah 21Shares meluncurkan dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) pertama yang terdaftar di Amerika Serikat yang terkait dengan token HYPE. Produk-produk tersebut meliputi ETF spot dengan eksposur staking serta dana leverage yang terhubung ke platform derivatif terdesentralisasi. Selain itu, peluncuran ini memperkuat profil institusional Hyperliquid yang berkembang di sektor aset digital.
Hyperliquid terus menarik aktivitas di pasar berjangka perpetual terdesentralisasi karena para pedagang memproses volume harian miliaran dolar. Platform ini juga mempertahankan pangsa pasar terkemuka dalam open interest perpetual terdesentralisasi, yang menunjukkan permintaan yang berkelanjutan meskipun terjadi pelemahan harga baru-baru ini. Namun, kegagalan berulang di sekitar kisaran $44 hingga $45 mendorong beberapa investor untuk mengamankan keuntungan.