Bank terbesar Italia, Intesa Sanpaolo, meningkatkan eksposur terkait kripto selama kuartal pertama tahun 2026, menurut data yang diterbitkan oleh Criptovaluta dan dibagikan oleh Wu Blockchain. Kepemilikan aset digital bank tersebut meningkat dari hampir $100 juta pada akhir tahun 2025 menjadi sekitar $235 juta pada 31 Maret, setelah memperluas posisi yang terkait dengan Bitcoin, Ethereum, dan XRP sambil mengurangi eksposur terhadap produk yang terkait dengan Solana.
Intesa Sanpaolo meningkatkan kepemilikannya di beberapa produk investasi Bitcoin selama kuartal tersebut. Menurut pengajuan tersebut, bank tersebut menaikkan posisi ARK 21Shares Bitcoin ETF menjadi 3.607.565 saham dari sebelumnya 2.488.765 saham.
Pada saat yang sama, kepemilikan BlackRock iShares Bitcoin Trust meningkat menjadi 646.809 saham dari 470.409 saham. Bank tersebut juga menambahkan opsi beli yang terkait dengan iShares Bitcoin Trust, dengan total 2.496.500 saham pada tanggal 31 Maret.
Namun, posisi yang lebih kecil terkait dengan Grayscale Bitcoin Trust dan Grayscale Bitcoin Mini Trust tetap tidak berubah. Kepemilikan tersebut tetap masing-masing sebanyak 871 saham dan 174 saham.
Laporan terbaru juga menunjukkan strategi perdagangan yang lebih aktif seputar produk yang terkait dengan Bitcoin selama kuartal tersebut.
Selain Bitcoin, Intesa menambahkan eksposur ke Ethereum untuk pertama kalinya melalui iShares Staked Ethereum Trust milik BlackRock. Bank tersebut memegang 3.147.918 saham produk tersebut per 31 Maret.
Sementara itu, bank tersebut juga membuka posisi baru terkait Ripple melalui Grayscale XRP Trust. Menurut pengajuan tersebut, Intesa memegang 712.319 saham senilai hampir $18 juta.
Langkah ini memperluas alokasi kripto bank tersebut di luar produk yang berfokus pada Bitcoin. Sebelumnya, Intesa telah mengkonfirmasi bahwa kepemilikan kripto mereka terkait dengan aktivitas perdagangan internal.