Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC) memperkenalkan kebijakan kerja sama penegakan hukum baru pada hari Rabu, seiring dengan dorongan Ketua Mike Selig untuk mempercepat kepatuhan di seluruh pasar AS. Pedoman yang dikeluarkan oleh Divisi Penegakan Hukum ini menggantikan panduan sebelumnya dan menguraikan bagaimana perusahaan dapat memenuhi syarat untuk mendapatkan pengurangan hukuman atau kemungkinan penolakan melalui pelaporan mandiri sukarela, perbaikan, dan kerja sama selama investigasi.
Menurut CFTC, pedoman tersebut kini berfungsi sebagai kerangka kerja utama lembaga tersebut untuk mengevaluasi upaya kerja sama dan pelaporan mandiri. Divisi Penegakan Hukum mengatakan kebijakan yang diperbarui ini menggantikan semua pedoman sebelumnya yang terkait dengan kredit kerja sama.
Mike Selig mengatakan inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat pengawasan terhadap penipuan, perdagangan orang dalam, dan penyalahgunaan pasar. Ia menambahkan bahwa kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan konsistensi dan transparansi dalam seluruh proses penegakan hukum.
Sementara itu, Direktur Penegakan Hukum David Miller mengatakan bahwa lembaga tersebut merancang kebijakan ini untuk menyederhanakan cara kerja kredit kerja sama di berbagai investigasi. Menurut Miller, pedoman tersebut menjelaskan dengan jelas apa yang diharapkan divisi tersebut dari perusahaan yang mencari pertimbangan.
Ia juga menyatakan bahwa pedoman tersebut memberikan pemahaman yang lebih baik kepada pelaku pasar tentang proses penegakan hukum sebelum investigasi berlanjut lebih jauh. Selain itu, Miller menggambarkan kebijakan tersebut sebagai alat lain untuk memerangi manipulasi dan praktik perdagangan yang merugikan.
Peringatan tersebut secara khusus mendorong kepatuhan segera dari perusahaan yang beroperasi di pasar derivatif dan komoditas yang diatur. Badan tersebut juga menekankan bahwa kerja sama saja tidak secara otomatis menjamin penolakan.