Skip to content

Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia

Menu
Menu

Bitcoin Turun di Bawah $80.000, AI Mulai Beda Pendapat Soal Masa Depan BTC

Posted on May 23, 2026

Jakarta, 23 Mei 2026 – Bitcoin kembali jadi perhatian market setelah harganya turun di bawah level psikologis US$80.000.

Padahal sebelumnya Bitcoin sempat bertahan cukup lama di area US$100.000 sepanjang 2025. Penurunan ini membuat berbagai model AI mulai memperbarui prediksi harga BTC untuk 2026.

ChatGPT Masih Bullish

Di tengah tekanan market, ChatGPT masih optimistis Bitcoin bisa kembali naik ke kisaran US$110.000 hingga US$150.000 pada akhir 2026.

AI tersebut menilai penurunan BTC saat ini lebih dipicu faktor makro ekonomi jangka pendek seperti:

  • inflasi AS
  • kebijakan The Fed
  • tekanan pasar global

Selain itu, arus dana Bitcoin Spot ETF masih dianggap menjadi fondasi kuat market crypto.

Grok dan Gemini Mulai Pangkas Target

Berbeda dengan ChatGPT, AI Grok mulai menurunkan target Bitcoin dari US$250.000 menjadi sekitar US$130.000–US$180.000.

Sementara Gemini juga lebih hati-hati dan kini memprediksi BTC bergerak di area US$100.000–US$140.000.

Keduanya menilai market mulai tertekan akibat ketidakpastian suku bunga AS dan lemahnya momentum breakout Bitcoin.

Claude Jadi Paling Bearish

AI Claude justru menjadi model paling pesimistis.

Claude memperkirakan Bitcoin hanya bergerak di kisaran US$75.000 hingga US$95.000 sepanjang 2026 dan menilai siklus bullish kemungkinan sudah selesai sejak akhir 2025.

Menurut Claude, pola market saat ini mirip dengan kondisi sebelum crash besar Bitcoin pada 2022.

Investor Masih Pantau Regulasi dan ETF

Meski market sedang melemah, investor masih menaruh perhatian besar pada:

  • regulasi crypto AS
  • kebijakan suku bunga The Fed
  • arus dana ETF Bitcoin spot

Ketiga faktor tersebut dianggap menjadi penentu utama arah Bitcoin dalam jangka panjang.

Kesimpulan

Perdebatan soal masa depan Bitcoin kembali memanas setelah harga BTC turun di bawah US$80.000.

Sebagian AI masih percaya Bitcoin bisa kembali ke enam digit, sementara sebagian lain mulai melihat tanda berakhirnya fase bullish crypto.

Market crypto pun diperkirakan tetap bergerak volatile sepanjang 2026 seiring ketidakpastian ekonomi global.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • SEC Menunda Rencana Pengecualian Perdagangan Saham Tokenisasi
  • Klaim Aliran Dana BlockDAG Memicu Kekhawatiran Baru di Kalangan Kripto
  • BC.GAME Memperbarui White Paper $BC, Mengungkap Detail Baru tentang Kegunaan Token dan Mekanisme Pembakaran
  • Sinyal Rotasi Pasar Kripto Menunjukkan Pergeseran Likuiditas Baru
  • Nexpac Umumkan Program Pembelian Kembali Saham NXPC untuk Memperkuat Pertumbuhan Ekosistem yang Berpusat pada Pengguna di MapleStory

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024

Categories

  • Alt Coin
  • Hot Crypto
  • Hot News
  • Solusi Investasi
  • Uncategorized
©2026 Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia | Design: Newspaperly WordPress Theme