Jakarta, 23 Mei 2026 – Aktivitas jaringan XRP melonjak tajam meski harga masih bergerak lemah di kisaran US$1,37.
Data dari Santiment mencatat sekitar 4.300 wallet XRP baru dibuat dalam 24 jam terakhir. Angka tersebut menjadi salah satu lonjakan pertumbuhan jaringan terbesar sepanjang 2026.
Open Interest XRP Ikut Naik
Selain pertumbuhan wallet, aktivitas futures XRP juga mengalami peningkatan.
Data Arab Chain menunjukkan open interest futures XRP di Binance mencapai sekitar US$488 juta bulan ini, menjadi salah satu level tertinggi sejak Maret 2026.
Kenaikan open interest biasanya menandakan semakin banyak trader membuka posisi leverage dan meningkatnya aktivitas perdagangan di market.
Meski begitu, tingginya open interest belum tentu langsung menjadi sinyal bullish karena juga bisa meningkatkan volatilitas harga.
Withdrawal XRP Lebih Dominan
Analis Amr Taha juga mencatat withdrawal XRP dari Binance mencapai 53 persen, lebih tinggi dibanding deposit yang berada di angka 47 persen.
Kondisi ini menunjukkan lebih banyak investor menarik XRP keluar dari exchange dibanding menyimpannya untuk dijual.
Pola seperti ini sering dianggap sebagai indikasi berkurangnya tekanan jual di market.
Minat Institusi Masih Stabil
Di tengah harga yang belum pulih, minat institusi terhadap XRP juga masih cukup kuat.
Produk futures XRP milik CME Group dilaporkan telah mencatat volume perdagangan nosional sekitar US$63 miliar sejak diluncurkan pada Mei 2025.
Hal itu menunjukkan XRP masih aktif digunakan trader institusional, khususnya di pasar derivatif.
Kesimpulan
Lonjakan wallet baru, naiknya open interest futures, dan dominasi withdrawal mulai membentuk sentimen positif untuk XRP.
Namun hingga kini harga XRP masih belum menunjukkan breakout kuat, sehingga market dinilai masih berada dalam fase observasi.