Ethereum (ETH) kembali memanas setelah kritik terhadap Ethereum Foundation (EF) ramai dibahas komunitas kripto menyangkut arah Ethereum di masa depan hingga keluarnya sejumlah talenta penting dari internal EF.
Beberapa researcher dan kontributor inti Ethereum Foundation dilaporkan hengkang dalam waktu berdekatan. Namun hingga kini, EF belum memberikan penjelasan detail terkait alasan di balik keluarnya sejumlah figur tersebut.
Di tengah situasi itu, Ethereum co-founder Vitalik Buterin akhirnya angkat bicara. Ia menegaskan Ethereum Foundation tidak akan berubah menjadi organisasi yang fokus mengejar kenaikan harga ETH atau marketing agresif demi bersaing dengan blockchain lain.
Brain Drain Ethereum Picu Kekhawatiran Komunitas
Perdebatan bermula setelah sejumlah nama penting yang terlibat dalam pengembangan Ethereum diketahui keluar dari Ethereum Foundation.
Fenomena ini kemudian memunculkan istilah “brain drain” di komunitas, yang merujuk pada keluarnya talenta-talenta terbaik dari ekosistem Ethereum. Kritik semakin besar karena banyak anggota komunitas menilai Ethereum mulai kehilangan arah.
Sebagian investor dan pengembang mempertanyakan apakah Ethereum Foundation masih memahami kebutuhan ekosistem yang kini menghadapi persaingan ketat dari blockchain lain seperti Solana (SOL), Sui (SUI), hingga Aptos (APT).
Menurutnya, Ethereum Foundation saat ini tidak memiliki leverage ekonomi yang cukup besar terhadap ekosistem ETH karena hanya menguasai sebagian kecil suplai Ethereum dan tidak memperoleh pemasukan langsung dari staking maupun fee jaringan.
Feist bahkan mengusulkan pembentukan institusi baru dengan pendanaan permanen hingga US$1 miliar yang difokuskan untuk memperkuat pertumbuhan Ethereum dan meningkatkan nilai ETH.