Pasar aset kripto kembali berada di bawah tekanan setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperingatkan Iran bahwa negaranya siap merespons dengan serangan yang “sangat keras” apabila konflik terus berlanjut.
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah operasi militer Amerika Serikat yang telah memasuki malam kedelapan, memicu kekhawatiran baru terhadap stabilitas geopolitik dan mendorong investor mengurangi eksposur pada aset berisiko seperti Bitcoin (BTC).
Dalam pernyataannya, Trump mengatakan operasi militer Amerika Serikat dilakukan setelah sejumlah personel militernya gugur dan bertujuan mencegah Iran memperoleh senjata nuklir.
Ia juga menegaskan bahwa target-target militer Washington akan segera diselesaikan “dalam waktu yang sangat singkat.”
Melalui unggahan di Truth Social, Trump menyebut pendekatan terbaru Iran untuk kembali membuka jalur negosiasi sebagai tanda “keputusasaan”.
Meski demikian, ia mengaku masih meragukan apakah Teheran akan mematuhi kesepakatan apa pun yang berkaitan dengan program nuklir maupun kebebasan akses di Selat Hormuz.
Trump juga mendesak anggota Partai Republik untuk memasukkan Iran ke dalam rancangan undang-undang sanksi terhadap Rusia yang saat ini sedang dibahas di Kongres Amerika Serikat.