NEAR Protocol (NEAR) dan Avalanche (AVAX) menjadi dua aset Layer-1 yang menarik perhatian trader pada Agustus 2026. Keduanya memiliki fundamental dan katalis berbeda, tetapi dari sisi volatilitas, likuiditas, dan momentum jangka pendek, AVAX saat ini terlihat lebih agresif dibandingkan NEAR.
Berdasarkan data awal Agustus 2026, NEAR diperdagangkan di sekitar US$1,735, sedangkan AVAX berada di kisaran US$6,87.
AVAX Unggul dalam Volatilitas dan Volume
Perbedaan utama NEAR dan AVAX terlihat pada karakter pergerakan harganya. NEAR memiliki Average True Range (ATR) sekitar US$0,09 atau 0,4%, menunjukkan pergerakan harian yang relatif lebih tenang.
Sementara itu, AVAX memiliki ATR sekitar US$0,30 atau 4,5%, sehingga memberikan ruang pergerakan yang lebih besar bagi trader yang mencari momentum.
Dari sisi volume, AVAX juga lebih unggul. Volume perdagangan hariannya mencapai sekitar US$326,48 juta, jauh di atas volume spot NEAR yang berada di kisaran US$53,96 juta.
Likuiditas yang lebih tinggi dapat membantu trader mendapatkan eksekusi order yang lebih baik, terutama ketika membuka posisi berukuran besar.
Katalis NEAR dan AVAX
NEAR memiliki sejumlah katalis fundamental, termasuk pengembangan AI agent, chain abstraction, dan NEAR Intents. Proposal sovereign fund senilai sekitar 30 juta NEAR juga menjadi perhatian pasar, meski masih membutuhkan proses persetujuan.
Di sisi lain, Avalanche mendapatkan dukungan dari perkembangan real-world assets (RWA) dan adopsi institusional. Ekosistem Avalanche telah mencatat hampir US$1 miliar aset dunia nyata yang ditokenisasi.
Perkembangan seperti integrasi institusional, Aave V4 di Avalanche, serta tokenisasi aset melalui Securitize turut memperkuat narasi AVAX.
Momentum Jangka Pendek Lebih Menarik di AVAX
Dari perspektif teknikal, AVAX menunjukkan momentum jangka pendek yang lebih kuat setelah mengalami breakout dari pola descending channel dengan peningkatan volume.
NEAR masih membutuhkan konfirmasi tambahan. Harga perlu menembus area resistance sekitar US$1,927 untuk memberikan sinyal pemulihan yang lebih kuat.
Karena itu, trader yang mencari pergerakan agresif dapat lebih memperhatikan AVAX, sedangkan NEAR bisa menjadi alternatif bagi trader yang mengutamakan volatilitas lebih rendah dan entry yang lebih presisi.
Risiko Tetap Perlu Diperhatikan
Meski AVAX terlihat lebih menarik secara momentum, kedua aset tetap memiliki risiko. Pergerakan Bitcoin, kondisi likuiditas global, funding rate, open interest, serta volatilitas pasar dapat mengubah struktur harga dengan cepat.
Trader juga perlu memperhatikan penggunaan leverage karena volatilitas AVAX yang lebih tinggi dapat meningkatkan risiko stop-loss maupun likuidasi.