Bitcoin (BTC) mengawali Agustus 2026 dengan penguatan tipis. Dalam 24 jam terakhir, BTC naik 0,75% ke level US$63.300 atau sekitar Rp1,14 miliar. Dominasi Bitcoin berada di 58,90%, sementara total kapitalisasi pasar kripto meningkat 0,85% menjadi sekitar US$2,15 triliun.
Data tersebut diambil pada pukul 08.00 WIB.
Bitcoin Tutup Juli dengan Kinerja Positif
Bitcoin mencatat performa positif sepanjang Juli 2026 dengan kenaikan sekitar 7,35%. BTC bergerak dalam rentang US$57.750 hingga US$66.910 dan menutup bulan di sekitar US$61.815.
Pemulihan juga terlihat pada produk Bitcoin Spot ETF yang mencatat net inflow sekitar US$172,43 juta sepanjang Juli. Kondisi tersebut menjadi perubahan positif setelah terjadi arus keluar besar pada Mei dan Juni dengan total sekitar US$6,94 miliar.
Namun, investor tetap perlu mewaspadai pergerakan Bitcoin pada Agustus. Data historis menunjukkan Agustus termasuk bulan yang relatif lemah bagi BTC, meskipun pola historis tidak menjamin pergerakan harga pada tahun ini.
Ethereum Naik 18,5% pada Juli
Performa Ethereum (ETH) bahkan lebih kuat dibandingkan Bitcoin. ETH mencatat kenaikan sekitar 18,50% sepanjang Juli dengan rentang harga US$1.550 hingga US$1.975.
Penguatan tersebut memperkuat perhatian terhadap potensi rotasi modal institusional menuju Ethereum. Akumulasi ETH oleh sejumlah investor institusional sebelumnya juga menjadi salah satu sentimen yang mendukung aset tersebut.
Untuk perdagangan hari ini, Bitcoin diperkirakan bergerak di kisaran US$63.000–US$65.000, sedangkan Ethereum berpotensi berada di area US$1.800–US$1.900.
Top Gainers dan Top Losers
Berdasarkan data 24 jam hingga pukul 08.00 WIB, beberapa altcoin mencatat pergerakan signifikan.
Top Gainers:
Top Losers:
Perbedaan performa tersebut menunjukkan kondisi pasar altcoin masih sangat selektif dengan volatilitas tinggi.
Geopolitik Masih Menjadi Perhatian Pasar
Selain faktor pasar kripto, investor juga memperhatikan perkembangan geopolitik dan harga minyak. Harga minyak sempat mengalami tekanan setelah muncul kabar mengenai perubahan pendekatan Amerika Serikat terhadap konflik dengan Iran serta kemungkinan negosiasi terkait pembukaan kembali Selat Hormuz.
Perkembangan geopolitik tersebut berpotensi memengaruhi sentimen terhadap aset berisiko, termasuk Bitcoin dan altcoin. Investor akan terus mencermati perkembangan selanjutnya untuk melihat apakah penurunan ketegangan dapat bertahan.
Altcoin yang Dipantau 3 Agustus 2026
Beberapa aset yang menjadi perhatian berdasarkan katalis masing-masing antara lain CRCLX, ETHFI, dan MET.
CRCLX menjadi perhatian menjelang laporan keuangan yang dijadwalkan pada 5 Agustus 2026. Sementara ETHFI mendapat sentimen dari pengembangan produk RWA vault dan integrasi staking. Di sisi lain, MET terus mengembangkan program insentif dan staking di tengah meningkatnya aktivitas perdagangan DEX berbasis Solana.
Meski memiliki katalis positif, pergerakan altcoin tetap sangat bergantung pada kondisi Bitcoin, likuiditas pasar, dan sentimen investor secara keseluruhan.