Skip to content

Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia

Menu
Menu

BlackRock Sebut Bitcoin Mulai Decoupling dari Saham Teknologi, Inflow ETF Capai US$853,5 Juta

Posted on August 11, 2026

Kepala Aset Digital BlackRock, Robert Mitchnick, menilai Bitcoin mulai menunjukkan pergerakan yang semakin berbeda dari saham teknologi. Kondisi ini dinilai memperkuat peran Bitcoin sebagai aset diversifikasi dan mendorong arus dana besar ke ETF Bitcoin spot AS.

Kepala Aset Digital BlackRock, Robert Mitchnick, melihat adanya perubahan positif dalam sentimen investor terhadap Bitcoin. Menurutnya, aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar tersebut mulai menunjukkan tanda-tanda decoupling atau pemisahan pergerakan harga dari saham teknologi.

Dalam acara Bloomberg ETF IQ yang tayang pada Senin, 10 Agustus 2026, Mitchnick menyoroti perbedaan kinerja Bitcoin dengan saham sektor teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Bitcoin Mulai Bergerak Berbeda dari Saham AI

Menurut Mitchnick, saham-saham yang berkaitan dengan AI sempat mengalami koreksi tajam pada Juli 2026. Namun, Bitcoin justru mencatatkan penguatan dan mampu mengungguli kinerja sebagian saham teknologi tersebut.

Perbedaan pergerakan ini menjadi perhatian karena Bitcoin selama beberapa tahun terakhir kerap dipandang memiliki korelasi dengan aset berisiko, termasuk saham teknologi.

Jika tren decoupling terus berlanjut, Bitcoin berpotensi semakin dipandang sebagai instrumen diversifikasi portofolio, bukan sekadar aset berisiko yang mengikuti pergerakan pasar saham teknologi.

Investor IBIT Disebut Fokus Jangka Panjang

Mitchnick juga menyoroti perilaku investor pada iShares Bitcoin Trust (IBIT), ETF Bitcoin spot milik BlackRock.

Menurutnya, investor IBIT cenderung memiliki pendekatan fundamental dan berorientasi jangka panjang. Investor tidak hanya mengejar momentum kenaikan harga, tetapi justru memanfaatkan penurunan Bitcoin untuk meningkatkan kepemilikan.

Pola tersebut menunjukkan bahwa sebagian investor ETF Bitcoin mulai memperlakukan BTC sebagai bagian dari strategi investasi jangka panjang.

ETF Bitcoin Spot AS Catat Inflow US$853,5 Juta

Optimisme terhadap ETF Bitcoin juga tercermin dari data arus dana terbaru.

Pada pekan lalu, ETF Bitcoin spot Amerika Serikat mencatatkan net inflow sebesar US$853,5 juta, menjadi arus masuk mingguan tertinggi sejak pertengahan April.

BlackRock menjadi salah satu penerima dana terbesar melalui IBIT. Produk tersebut mencatatkan arus masuk sekitar US$693,7 juta, atau sekitar 80% dari total inflow mingguan ETF Bitcoin spot AS.

Sementara itu, produk ETF Bitcoin milik Fidelity, FBTC, mencatatkan arus masuk sekitar US$116,4 juta.

Besarnya arus dana tersebut menunjukkan masih kuatnya minat investor institusional dan investor jangka panjang terhadap produk investasi berbasis Bitcoin.

Peretasan Coldcard Jadi Perhatian Investor

Di sisi lain, meningkatnya minat terhadap ETF Bitcoin juga terjadi di tengah kekhawatiran terkait keamanan self-custody.

Kasus peretasan yang berkaitan dengan cold storage Coldcard dilaporkan menyebabkan kerugian investor lebih dari US$100 juta. Insiden tersebut kembali menyoroti risiko yang dapat dihadapi investor ketika menyimpan aset kripto secara mandiri.

Peristiwa tersebut berpotensi mendorong sebagian investor mempertimbangkan produk ETF yang dikelola oleh institusi keuangan besar.

Investor Mulai Pertimbangkan Keamanan Institusional

Analis Senior ETF Bloomberg Intelligence, Eric Balchunas, menilai arus dana yang tetap masuk ke produk BlackRock dan Fidelity setelah kasus peretasan tersebut menjadi indikator menarik.

Menurut pandangan tersebut, investor mungkin semakin mempertimbangkan keamanan infrastruktur institusional ketika memilih cara menyimpan eksposur terhadap Bitcoin.

ETF menawarkan alternatif bagi investor yang ingin mendapatkan eksposur terhadap pergerakan harga Bitcoin tanpa harus mengelola private key dan penyimpanan aset secara langsung.

Namun, ETF juga memiliki karakteristik risiko yang berbeda dibandingkan kepemilikan Bitcoin secara langsung, termasuk ketergantungan pada struktur produk dan pengelola kustodian.

Bitcoin Semakin Dipandang sebagai Aset Diversifikasi

Perubahan korelasi Bitcoin dengan saham teknologi menjadi salah satu perkembangan yang menarik bagi pasar kripto.

Jika Bitcoin mampu mempertahankan kinerja yang relatif independen dari saham teknologi, aset digital tersebut berpotensi memainkan peran yang lebih besar dalam strategi diversifikasi portofolio.

Kondisi tersebut juga dapat meningkatkan daya tarik ETF Bitcoin spot di kalangan investor yang mencari eksposur terhadap aset digital melalui instrumen keuangan yang lebih familiar.

Kesimpulan

BlackRock menilai Bitcoin mulai menunjukkan tanda-tanda decoupling dari saham teknologi, terutama setelah BTC mampu mengungguli saham sektor AI ketika pasar tersebut mengalami koreksi.

Pada saat yang sama, ETF Bitcoin spot AS mencatat net inflow US$853,5 juta, dengan IBIT BlackRock menyerap sekitar US$693,7 juta.

Arus dana tersebut menunjukkan minat investor terhadap Bitcoin masih kuat. Kekhawatiran terhadap keamanan self-custody setelah kasus peretasan juga berpotensi meningkatkan daya tarik produk ETF sebagai alternatif mendapatkan eksposur terhadap Bitcoin.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • ETF Bitcoin Spot AS Catat Inflow US$853,54 Juta, Tertinggi Sejak April 2026
  • Andre Cronje: Era DeFi Murni Bergeser, Industri Kini Masuk Fase Onchain Finance
  • BlackRock Sebut Bitcoin Mulai Decoupling dari Saham Teknologi, Inflow ETF Capai US$853,5 Juta
  • Vitalik Buterin Perbarui Roadmap Ethereum, Privasi dan Ancaman Komputer Kuantum Jadi Fokus
  • Mysten Labs Perkenalkan Tessera, Jaringan Transaksi Privat B2B Berbasis Stablecoin

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • August 2026
  • July 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024

Categories

  • Alt Coin
  • Hot Crypto
  • Hot News
  • Solusi Investasi
  • Uncategorized
©2026 Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia | Design: Newspaperly WordPress Theme